Kabar BUMN - Desa Bayung Gede salah satu desa adat di Bali yang terus mempertahankan adat lamanya.
Sebelum Kerajaan Majapahit masuk ke Bali, desa Bayung Gede sudah berdiri lebih dulu.
Desa Adat Bayung Gede berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.
Jaraknya sekitar 2 jam perjalanan dari Denpasar.
Baca Juga: Benarkah Poundfit Bisa Mengecilkan Perut? Ini Penjelasannya!
Desa penduduk asli
Nama Bayung Gede diambil dari dua kata dalam Bahasa Bali. Bayung artinya tempat, gede artinya besar.
Nama ini menggambarkan peran desa Bayung Gede sebagai pusat komunitas Bali Aga yang besar.
Desa Bayung Gede dikenal sebagai desa Bali Aga atau Bali Mula.
Baca Juga: 4 Jenis Alas Kaki yang Paling Nyaman untuk Perjalanan Jauh Naik Pesawat
Dipercaya sebagian besar penduduknya asli Bali yang hidup sebelum kerajaan Majapahit.
Adapun nenek moyang masyarakat di Bali sekarang sebagian besar keturunan dari kerajaan Majapahit.
Sebagian penduduk kerajaan tersebut dulu melarikan diri dari Pulau Jawa ke Pulau Bali.
Sebagai penduduk Bali Aga, tradisi mereka sedikit berbeda dengan penduduk Bali lainnya.
Baca Juga: Tips Membuat CV yang ATS Friendly, Mudah Dibaca Sistem dan Terlihat Profesional di Mata Rekruter
Artikel Terkait
Wisata ke Kampung Di Atas Awan Wae Rebo, Desa Adat yang Tak Tergoyahkan Dengan Modernisasi
Pesona Desa Wisata Penglipuran Bali, Desa Adat yang Dinobatkan Sebagai Desa Terbersih hingga Konsep Tri Mandala
Dukung Community Based Tourism, ITDC Salurkan Bantuan Tempat Sampah untuk Tiga Desa Adat di Benoa, Bali
Terlempar ke Masa Lalu di Desa Wisata Sade, Desa Adat Suku Sasak yang Berumur 1.500 Tahun
Desa Adat Bubohu, Pesantren Alam dan Tempat Belajar Sejarah Kerajaan Gorontalo
4 Desa Adat di Bali dengan Cerita dan Keunikannya Masing-masing