Kafe Dunia yang Mengalihfungsikan Bangunan Lama untuk Ciptakan Pengalaman Kuliner Berbeda

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 21 September 2025 | 15:30 WIB
Di Bangalore, India, Hard Rock Cafe menempati gedung kolonial yang berumur lebih dari 100 tahun.  (Tripadvisor/ B787skipper)
Di Bangalore, India, Hard Rock Cafe menempati gedung kolonial yang berumur lebih dari 100 tahun. (Tripadvisor/ B787skipper)

2. New York Cafe, Budapest
Ini mungkin salah satu kafe paling cantik di dunia.

Bangunan megah bergaya renaissance ini didirikan tahun 1894.

Dinding dan atapnya dipenuhi dengan hiasan dan ornamen berwarna keemasan.

Sejak dulu sudah berfungsi sebagai kafe tempat para intelektual, penulis dan publik figur Hungaria berkumpul.

Baca Juga: Wisata Malam di Candi Sewu, Masih Bersama Kisah Tanah Jawa, Menyimak Cerita yang Jarang Terungkap

Setelah Perang Dunia II berakhir (1945), tempat ini terabaikan dan banyak yang rusak.

Tahun 2006 tempat ini direnovasi dan dibuka kembali sebagai kafe.

Saat ini New York Cafe menjadi kafe yang banyak dikunjungi turis karena interiornya yang cantik.

Baca Juga: Tips Belanja Oleh-Oleh Saat Liburan ke Luar Negeri, Biar Nggak Boncos!

Coworking space di Crew Collective & Cafe, Montreal, Kanada, bekas bank pemerintah Royal Bank of Canada yang didirikan tahun 1926. (thecoolhunter.net)

3. Crew Collective & Cafe, Montreal
Tempat makan yang berada di Montreal, Kanada, ini berada di kawasan kota tua.

Dulunya bangunan cafe adalah bank pemerintah, Royal Bank of Canada, didirikan tahun 1926.

Bangunnnya luas dan megah.

Lantainya terbuat dari marmer dan seluruh ruangan dihiasi dengan jendela-jendela besar.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Belanja Oleh-oleh Terbaik di Korea Selatan, Wajib Dikunjungi Sebelum Pulang

Sempat terabaikan di tahun 2010 karena banknya pindah, tahun 2016 gedung ini berubah fungsi.

Setelah mengalami renovasi, diubah menjadi Crew Collective & Cafe.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: re-thingkingthefuture.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini