3. Cross training
Kemampuan berlari tidak hanya ditentukan sering tidaknya berlari tapi juga masalah stamina dan kekuatan otot.
Untuk mendapatkan itu bisa menambah porsi latihan dengan cross training, seperti berenang atau bersepeda.
Jangan lupa juga latihan beban terutama tubuh bagian bawah untuk melatih otot-otot paha dan betis.
Baca Juga: Pantai Klotok Wonogiri, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa Tengah
4. Selingi dengan jalan kaki
Meskipun ingin bisa lari dengan cepat dan konstan tapi jangan memforsir diri karena bisa cedera.
Karena baru pertama kali ikut berlomba, tubuh perlu dibiasakan.
Selingi latihan dengan jalan kaki. Ini bisa dilakukan pada hari yang sama atau hari yang berbeda.
Misalnya dari target latihan 2 jam, gunakan 30-45 menit untuk jalan kaki di awal atau setelah berlari.***
Artikel Terkait
Tren Sport Travel, Ini 5 Maraton Paling Terkenal di Dunia yang Sering Diikuti Pelari, Termasuk yang Amatir
Istilah Lari Buat yang Mau Seru-Seruan di PLN Mobile Color Run 2025 Palembang
Benarkah Jalan Kaki Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan daripada Lari? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Pilah-pilih Smartwatch untuk Memonitoring Saat Olahraga Lari dan Mendukung Pola Hidup Sehat
Baru Pertama Kali Ikut Marathon? Simak Tips Berikut agar Tampil Maksimal di Hari Lomba