Kabar BUMN - Di tengah maraknya evet lari, bisa mengikuti running race merupakan kebanggaan tersendiri.
Terlebih bila sudah bisa mengikuti running race yang menantang, seperti maraton.
Untuk bisa mengikutinya tentu tidak bisa sembarang, karena tidak mudah, sekalipun ada piihan rute pendek.
Bagi yang belum pernah sama sekali dan ingin ikut running race, ini beberapa poin yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: Kuliner Khas India di Pagaruyung, Medan, Rasanya Sudah Lebih Menyesuaikan dengan Lidah Lokal
1. Buat persiapan awal
Ada banyak running race yang diselenggarakan tahunan baik di Indonesia atau pun di luar negeri.
Bagi yang belum pernah sebaiknya pilih yang di dalam negeri. Cari yang penyelenggaranya terpercaya.
Tergantung dari persiapan latihan, bila hitungannya kurang dari satu bulan, pilih lomba yang paling pendek yaitu 5K atau lima kilometer.
Bila sudah lebih dari 3 bulan dan rutin berlari bisa memilih jarak 10K atau 10 kilometer.
Baca Juga: Dulu Dinamai Kampung Keling, Sekarang Menjadi Kampung Madras, Ini Little India di Medan
2. Latihan rutin
Setelah mendaftar lakukan latihan rutin. Idealnya 8-12 minggu sebelumnya sudah harus berlatih secara konstan.
Tidak perlu tiap hari, yang penting konsisten dan jarak larinya ditambah setiap latihan.
Usahakan lari tanpa berhenti sesuai dengan target kilometer yang ditandingkan.
Gunakan apps lari yang bisa mencatat setiap progress lari harian.
Artikel Terkait
Tren Sport Travel, Ini 5 Maraton Paling Terkenal di Dunia yang Sering Diikuti Pelari, Termasuk yang Amatir
Istilah Lari Buat yang Mau Seru-Seruan di PLN Mobile Color Run 2025 Palembang
Benarkah Jalan Kaki Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan daripada Lari? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Pilah-pilih Smartwatch untuk Memonitoring Saat Olahraga Lari dan Mendukung Pola Hidup Sehat
Baru Pertama Kali Ikut Marathon? Simak Tips Berikut agar Tampil Maksimal di Hari Lomba