Sebelumnya, kelompoknya telah mengikuti kurasi sejak dua tahun lalu bersama sejumlah grup angklung lain. Kini, kesempatan untuk berkesenian di Malioboro akhirnya terbuka kembali dan disambut dengan penuh semangat.
Baca Juga: 4 Tempat Kuliner di Pasar Atom yang Menunya Khas SurabayaHarapan ke Depan
Dengan adanya tujuh titik khusus ini, Malioboro diharapkan tetap menjadi tempat yang hidup dengan nuansa seni jalanan, namun tetap tertib dan ramah bagi wisatawan.
Pemerintah Kota Yogyakarta menegaskan bahwa keseimbangan antara seni dan ketertiban menjadi kunci agar ikon wisata ini selalu nyaman untuk semua kalangan. ***
Artikel Terkait
Hari Ozon Sedunia, KAI Ajak Siswa Tarakanita Tanam Kepedulian Lingkungan di Jogja
Tips Anti Salah Saat ke Ratu Boko Jogja: Ini Daftar Do’s and Don’ts-nya
Jembatan Pandansimo, Ikon Baru Jogja yang Siap Jadi Magnet Wisata
Jangan Lewatkan! Festival Lampion Jogja 2025 Siap Terangi Langit Parangtritis pada 25 Oktober
Harga Tiket Masuk Heha Sky View Jogja Bulan Oktober 2025: Taman Langit dengan Spot Kekinian!