Kabar BUMN - Dari peradaban manusia yang berkembang sejak ribuan tahun lalu, salah satunya masuk dalam zaman megalitikum.
Zaman megalitikum termasuk dalam masa transisi dari Zaman Neolitikum (Batu Muda) menuju Zaman Perunggu.
Ini ditandai dengan pengembangan kebudayaan dari batu-batu besar untuk kepentingan ritual dan pemujaan terhadap roh nenek moyang.
Di Indonesia, orang bisa mendapati sisa-sisa peradaban di zaman megalitikum tersebut di beberapa lokasi.
Baca Juga: Dari Seoul hingga Damyang, Ini Hutan-Hutan Terindah Korea di Musim Gugur
1. Gunung Padang
Situs arkeologi ini berada di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Canjur.
Ini salah satu situs kebudayaan megalitikum yang penting, tidak hanya di Indonesia tapi juga Asia Tenggara.
Situs ini pertama kali ditemukan pada tahun 1914 oleh seorang sejarawan asal Belanda.
Diperkirakan sekitar 2.000 tahun lalu tempat ini lingkungan kehidupan masyarkat purba.
Baca Juga: Panduan Mendapatkan Tarif Hotel yang Paling Murah Saat Traveling
Luasnya sekitar 900 meter persegi di ketinggian 885 mdpl.
Di sini terdapat kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara yang terbuat dari batuan vulkanik raksasa.
Masyarakat setempat menganggap Gunung Padang keramat.
Karena dipercaya juga lokasi tersebut sebagai salah satu tempat penting Prabu Siliwangi.
Artikel Terkait
Ikon Wisata Kelas Dunia Ternyata Ada di Sumba Barat, Peninggalan Budaya Megalitikum Juga Ada di Desa Ini
5 Desa Megalitikum di Indonesia, Budaya dan Kepercayaan Nenek Moyang Masih Kuat Dipegang di Sini
Temukan Jejak-jekak Megalitikum Berusia Lebih dari 3.500 Tahun di Situs Sokoliman, Gunungkidul