Kabar BUMN - Depresi sering kali dianggap muncul karena masalah besar dalam hidup atau tekanan berat dari luar.
Padahal, banyak kasus menunjukkan bahwa sumber depresi bisa datang dari dalam diri sendiri, tepatnya dari cara berpikir seseorang.
Pikiran yang terus menerus negatif, menyalahkan diri sendiri, atau mengulang kenangan buruk dapat menciptakan lingkaran yang membuat suasana hati semakin terpuruk.
Baca Juga: Sinergi untuk Pesisir Lestari, Kilang Pertamina Dumai Wujudkan Desa Mundam yang Tangguh Abrasi
Pikiran Negatif yang Menguras Energi
Pikiran memiliki kekuatan besar dalam membentuk emosi. Saat seseorang terbiasa berpikir negatif, misalnya merasa tidak cukup baik, takut gagal, atau merasa tidak pantas bahagia, tubuh merespons dengan memproduksi hormon stres seperti kortisol.
Jika kondisi ini berlangsung lama, tubuh dan pikiran kehilangan keseimbangannya, membuat seseorang lebih rentan terhadap depresi.
Baca Juga: Serunya Belajar Sambil Bermain di Taman Pintar Jogja, Cek Harga Tiket Terbarunya!
Overthinking dan Perang di Dalam Kepala
Overthinking atau berpikir berlebihan adalah kebiasaan yang sering kali menjadi awal dari depresi. Ketika seseorang terus memutar ulang masalah atau khawatir tentang hal yang belum tentu terjadi, energi mental terkuras tanpa solusi nyata.
Pikiran semacam ini memperbesar rasa cemas dan membuat otak sulit beristirahat. Dalam jangka panjang, otak menjadi “lelah” hingga memengaruhi suasana hati dan motivasi hidup.
Baca Juga: BNI Luncurkan TapCash Edisi KAI EXO, Berlisensi Resmi SM Entertainment
Pikiran dan Kimia Otak yang Saling Terhubung
Otak manusia bekerja melalui sistem kimia yang kompleks. Pikiran negatif yang terus berulang bisa mengubah keseimbangan zat kimia seperti serotonin dan dopamin, dua hormon yang berperan penting dalam kebahagiaan.
Saat kadar hormon tersebut menurun, gejala depresi seperti kehilangan semangat, gangguan tidur, dan rasa putus asa mulai muncul. Karena itulah, mengelola pikiran sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.
Baca Juga: PT Semen Gresik Tawarkan Program Magang Psikologi di Rembang, Simak Benefitnya!
Mengubah Pikiran untuk Mengubah Perasaan
Berita baiknya, pikiran juga bisa menjadi jalan keluar dari depresi. Melatih diri untuk berpikir lebih realistis dan positif dapat membantu memperbaiki kondisi emosional.
Artikel Terkait
12 Juta Penduduk di Atas 15 Tahun Mengalami Depresi, Mengapa Kita Bisa Tak Menyadarinya?
7 Alasan Menangis Tanpa Sebab dalam Psikologi, Bisa Karena Kelelahan Ekstrem hingga Depresi Lho!
Gula Meningkatkan Risiko Stres Sampai Depresi, Kok Bisa?
Hindari Depresi dengan Makanan yang Dapat Meningkatkan Mood Berikut Ini