Ngopi Gratis Sambil Kenali Budaya Osing di Festival Kopi Sepuluh Ewu

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:30 WIB
Festival Kopi Sepuluh Ewu di Desa Osing Kemiren, Banyuwangi, menghadirkan tradisi ngopi gratis sambil mengenal budaya lokal dan mendukung UMKM setempat. (Freepik/rawpixel.com)
Festival Kopi Sepuluh Ewu di Desa Osing Kemiren, Banyuwangi, menghadirkan tradisi ngopi gratis sambil mengenal budaya lokal dan mendukung UMKM setempat. (Freepik/rawpixel.com)

Daya Tarik Desa Wisata Osing Kemiren

Desa Wisata Osing Kemiren terkenal bukan karena panorama alamnya, melainkan karena kekayaan budayanya. Di sini, wisatawan dapat mempelajari bahasa Osing, melihat arsitektur rumah adat, hingga ikut dalam berbagai ritual tradisional.

Pemerintah desa juga telah memfasilitasi homestay bagi turis yang ingin menginap dan merasakan langsung kehidupan masyarakat Osing.

Baca Juga: Satu Tahun Kabinet Merah Putih, Sektor Pariwisata Kembali Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat

Dari Pelestarian Budaya ke Pengakuan Dunia

Cikal bakal Desa Wisata Osing berawal dari semangat masyarakat untuk melestarikan identitas budaya mereka. Awalnya terbentuk sebagai Anjungan Wisata Osing, yang kemudian berkembang menjadi desa wisata resmi.

Kini, berkat konsistensi masyarakat menjaga tradisi, Desa Wisata Osing Kemiren telah mendapat penghargaan internasional dan menjadi ikon budaya Banyuwangi. ***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler