Rekomendasi Kuliner Khas Binjai, Kombinasi Kuliner Tionghoa dan Melayu

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Anyang pakis mirip urap di Jawa tetapi menggunakan bahan utama daun pakis. (Instagram/@citarasaatjeh)
Anyang pakis mirip urap di Jawa tetapi menggunakan bahan utama daun pakis. (Instagram/@citarasaatjeh)

Kabar BUMN - Binjai boleh saja ukurannya kecil, tapi tak berarti kota ini tak punya kekayaan kuliner sendiri.

Binjai bahkan terkenal dengan rambutannya yang unik dengan rasa menyegarkan.

Selain itu, masih banyak lagi kekayaan kuliner Binjai yang perlu dicoba jika menemukannya di restoran.

Kebanyakan kuliner Binjai kombinasi rasa Melayu dan Tiongkok, dua etnis yang mendominasi kota Binjai.

Baca Juga: Rahasia Lolos Wawancara Kerja, 6 Alasan Pentingnya Riset Perusahaan yang Dilamar Sebelum Tes

1. Rambutan Binjai
Ini komoditi terkenal di Binjai. Selain dari perkebunan, banyak warga menanam pohon rambutan.

Rambutan Binjai terkenal unik. Bentuknya sedikit lonjong dan kulitnya berwarna merah tua.

Bijinya putih bersih dan mudah dilepas dari dagingnya. Rasanya manis menyegarkan.

Selain dijual dalam bentuk buah segar, rambutan Binjai juga diolah menjadi sirup dan manisan.

Baca Juga: Tetap Aman di Jalan Saat Musim Hujan, Ini Tips Berkendara yang Wajib Kamu Ingat!

2. Tahu balek
Menu ini dapat pengaruh dari kuliner Tiongkok. Bentuknya berupa tahu yang diisi adonan bakso.

Pertama, tahu digoreng, setelah itu diisi adonan daging bakso. Lalu digoreng lagi sampai kering.

Tampilannya sedikit mirip dengan batagor.

Dinikmatinya dengan saus. Biasanya setiap penjual punya racikan sausnya masing-masing.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini