Semakin Marak di Akhir Tahun, Waspadai Beragam Jenis Penipuan Pemesanan Hotel Secara Online

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 4 November 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi. Kejahatan digital atau phising semakin marak jelang akhir tahun. Hati-hati terhadap tawaran yang terlalu menggiurkan.  (Mati Mango/Pexels)
Ilustrasi. Kejahatan digital atau phising semakin marak jelang akhir tahun. Hati-hati terhadap tawaran yang terlalu menggiurkan. (Mati Mango/Pexels)

Modusnya, penipu membuat alamat situs yang sangat mirip situs asli, termasuk desain dan logonya.

Teliti baik-baik alamat situs yang dicari sebelum booking. Sering kali hanya berbeda satu atau dua huruf.

Baca Juga: Tampak Biasa dari Bawah, Tapi Lihat Pemandangan dari Puncak Gunung Pegat!

Seringnya setelah melakukan booking dan pembayaran, reservasinya di hotel yang dituju tidak terdata.

Selain baca hati-hati alamat website, biasakan untuk mengecek ulang di media sosial resmi.

Kalau tidak yakin dengan alamat situs dan tidak ada review meyakinkan, lebih baik cari hotel lain.

Untuk hotel bintang 4 atau 5, pasti tertera nomor telepon yang bisa dihubungi. Cek dari sini.

Baca Juga: Damainya Malam di Pantai Labuana, Tempat Camping Favorit Pecinta Alam

3. Tipuan lewat media sosial
Ada banyak akun palsu yang bertebaran di media sosial terutama di Instagram dan TikTok.

Orang mudah saja mencomot gambar bagus dan diklaim sebagai hotel kelolaannya.

Harga dan fasilitas yang ditawarkan pun menggiurkan. Dilengkapi nomor WA atau link yang perlu diklik.

Baca Juga: Ragam Tempat Menuju Puncak Bromo yang Menawarkan Pemandangan Indah Berbeda-beda

Hati-hati dengan tawaran hotel murah yang mewah dengan gambar terlalu sempurna.

Untuk mengecek kebenaran gambar, bisa cross check di Google Image.

Dengan trik ini akan terlihat hotel yang dituju betul atau mencomot dari gambar lain atau hanya buatan AI.

Baca Juga: Kuliner Solo yang Dapat Pengaruh Kuat dari Budaya Tiongkok

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: ecommerceloka.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini