5 Pesona Alam dan Budaya di Maros, Destinasi Wajib Saat Liburan ke Sulawesi Selatan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 8 November 2025 | 13:30 WIB
Air Terjun Lacolla, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Instagram/@airterjun.sulsel)
Air Terjun Lacolla, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Instagram/@airterjun.sulsel)

Kabar BUMN - Kabupaten Maros, yang terletak di provinsi Sulawesi Selatan dan hanya berjarak sekitar 45 km dari Kota Makassar, semakin menunjukkan statusnya sebagai salah satu tujuan wisata unggulan.

Beragam lanskap alam, situs prasejarah, hingga wahana modern hadir menanti pengunjung.

Berikut lima rekomendasi tempat wisata yang sedang hits dan layak dikunjungi.

Baca Juga: Tersembunyi di Kaki Gunung Salak, Curug Kiara Menawarkan Pesona Air Terjun Berair Jernih dan Perjalanan Menantang

1. Taman Nasional Bantimurung‑Bulusaraung (“The Kingdom of Butterfly”)

Kupu-kupu berterbangan dan hinggap bebas di Kerajaan Kupu-Kupu Bantimurung. (@Febri Rama via iwarebatik.org)

Destinasi ini memang sudah menjadi ikon wisata Kabupaten Maros.

Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung dikenal sebagai “The Kingdom of Butterfly” karena keberadaan ratusan spesies kupu-kupu yang bermukim di kawasan ini, termasuk jenis-jenis langka seperti Troides Helena Linne.

Tak hanya soal kupu-kupu, kawasan ini juga menyuguhkan pemandangan karst menara yang dramatis, gua-gua alami, air terjun yang mengalir sepanjang tahun, serta jembatan gantung yang menantang.

Lokasinya di Desa Bantimurung, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros — sekitar 40 km dari Kota Makassar.

Mengapa wajib dikunjungi? Liburan ke alam yang masih liar, belajar tentang ekosistem kupu-kupu, dan menikmati pemandangan karst yang unik di Indonesia.

Baca Juga: Maksimalkan Penggunaan Rice Cooker Saat Dibawa ke Tempat Liburan untuk Memasak Menu Ini

2. Kampung Karst Rammang‑Rammang

Desa Wisata Rammang-Rammang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Instagram/@visit_sulsel)

Menjelajah Rammang-Rammang adalah perjalanan ke salah satu lanskap karst terbesar dan terindah di dunia yang ada di Indonesia.

Terletak di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Desa Rammang-Rammang menawarkan pengalaman yang unik: menyusuri sungai dengan perahu tradisional “jolloro”, di antara hutan bakau, tebing-tebing kapur dan sawah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini