Cek Ini! Rahasia Kesehatan Bisa Lho Ditelisik Di Bawah Telapak Kaki

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 22 Mei 2023 | 20:00 WIB
Kaki adalah jendela bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pengobatan tradisional China bahkan mampu mendeteksi penyakit yang diderita seseorang lewat pijat di telapak kakinya. (Osvaldo Castillo/Pexels)
Kaki adalah jendela bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pengobatan tradisional China bahkan mampu mendeteksi penyakit yang diderita seseorang lewat pijat di telapak kakinya. (Osvaldo Castillo/Pexels)

Ini merupakan masalah yang umum. Dalam beberapa kasus, bahkan kuku di jempol kaki bisa lepas karenanya.

Baca Juga: Jadwal Kereta Panoramic Bulan Mei 2023, Beli Tiket Lewat Aplikasi KAI Access

Mereka yang menderita psoriasis, anemia dan penyakit yang berkaitan dengan imunitas tubuh juga bisa mengalami perubahan warna dan bentuk jempol kuku.

4. Mati rasa atau kesemutan
Mati rasa atau kesemutan sering berhubungan dengan kekurangan vitamin B12, masalah saraf, tulang belakang, diabetes atau akibat kemoterapi.

Wajar saja sering merasa mati rasa atau kesemutan pada bagian kaki. Namun, bila terlalu sering dan lebih dari beberapa menit, perlu diwaspadai.

Baca Juga: Resep Lemon Jahe untuk Detox, Membuang Racun dalam Tubuh

5. Luka 
Luka biasanya akan sembuh dalam waktu beberapa minggu saja. Namun, bila lebih lama dari itu kemungkinan berkaitan dengan luka diabetes.

Kondisi ini terjadi karena sirkulasi yang buruk akibat diabetes atau adanya neuropati perfer atau penyakit akibat kerusakan di sistem saraf tepi.

6. Garis hitam atau memar di bawah kuku
Walau pun sangat jarang tetapi perubahan warna di balik kuku bisa jadi pertanda melanoma, salah satu jenis kanker kulit. Biasanya muncul seperti garis hitam atau cokelat yang mirip memar.

Baca Juga: Yakutsk, Kota Paling Dingin Sedunia, Suhu Hariannya Minus Delapan Derajat!

Kemungkinan lain, bisa juga akibat trauma atau benturan di bagian kuku yang menyebabkan adanya subungual hematoma (pendarahan di dalam kuku).***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: mayoclinic, banner health

Tags

Artikel Terkait

Terkini