Mitos vs Fakta Tentang Budaya Kerja di Startup, Fresh Graduate Wajib Tahu

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 16 November 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi - Mitos vs Fakta kerja di perusahaan startup. (Freepik/pressfoto)
Ilustrasi - Mitos vs Fakta kerja di perusahaan startup. (Freepik/pressfoto)

Baca Juga: Banyak Anak Muda Diserang Penyakit Jantung: Kenali Risiko dan Penyebabnya Sejak Dini

Mitos 5: “Startup itu tempatnya anak muda aja.”

Faktanya:

Walaupun banyak karyawan startup berusia muda, industri ini membutuhkan beragam keahlian — termasuk pengalaman senior di bidang teknologi, legal, keuangan, hingga operasional.

Keberagaman usia justru membantu startup berkembang lebih matang.

Baca Juga: Nglanggeran: Gunung Purba Dekat Kota yang Langsung Ngasih Ujian di Langkah Pertama

Mitos 6: “Kerja di startup pasti selalu ‘hectic’ dan bikin burnout.”

Faktanya:

Pace yang cepat memang ciri khas startup, namun burnout bukan sesuatu yang pasti.

Banyak perusahaan rintisan kini lebih sadar pentingnya kesehatan mental dan mulai menerapkan kebijakan seperti mental health day, jam komunikasi terbatas, hingga dukungan konseling.

Baca Juga: Mau ke Keraton Surakarta? Sabar Dulu, Akses Wisata Ditutup karena Proses Pergantian Raja

Apa Artinya untuk Fresh Graduate?

Memahami budaya kerja yang sesungguhnya dapat membantu fresh graduate mempersiapkan diri — mulai dari membangun skill adaptasi, mengatur ekspektasi, hingga memilih startup dengan kultur yang selaras dengan nilai pribadi.

Dunia startup menawarkan banyak peluang belajar dan berkembang, tetapi hanya akan maksimal jika diketahui dengan sudut pandang realistis.

Dengan mengetahui perbedaan antara mitos dan fakta, para pencari kerja dapat lebih siap meniti karier di ekosistem startup yang dinamis dan penuh peluang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini