Baca Juga: Pasar Lidah Ndonowati, Surabaya, Tempat Wisata Kuliner dengan Konsep Pasar Tradisional Zaman Dulu
3. Puncak Cemara
Puncak Cemara berada pada ketinggian 1.677 mdpl. Lokasinya sedikit di pinggir kota.
Jaraknya sekitar 13,6 kilometer dari pusat kota Sawahlunto atau sekitar 30 menit perjalanan.
Sesuai namanya, di bukit ini banyak ditumbuhi pohon cemara.
Puncak Cemara sudah dilengkapi dengan ayunan, hammock dan sport berfoto yang aestetik.
Baca Juga: Daftar Oleh-oleh Khas Bogor yang Sejak Dulu Populer dan Masih Jadi Favorit
4. Gereja Katolik Santa Barbara
Meskipun mayoritas penduduk Sawahlunto beragama muslim, di sini juga berdiri gereja katolik.
Rumah ibadah ini didirikan tahun 1920 dengan gaya arsitektur Belanda.
Gereja Katolik Santa Barbara tidak hanya bangunannya yang indah tetapi juga interior dan furniturnya.
Gereja ini berlokasi di jalan Yos Sudarso no 45, Pasar, Kecamatan Lembah Segar, Sawahlunto.***
Artikel Terkait
Pulau-pulau Penuh Pesona di Sumatra Barat yang Kurang Dikenal Dan Perlu Dikunjungi
Lestarikan Songket Silungkang, PT Semen Padang Kembangkan Destinasi Wisata Kampung Songket di Sawahlunto
Ini Ragam Minuman Tradisional dari Sumatra Barat, Teh Talua Cuma Salah Satunya
Kisah Petani Sawahlunto: Dari Tidak Tahu Apa-Apa, Kini Jadi Ahli Kopi Berkat Bukit Asam
5 Kuliner Sumatra Barat yang Terbuat dari Beras Ketan, Hampir Semuanya Kudapan atau Camilan