Sementara cendana putih lebih banyak di Indonesia terutama di Papua, Sumba, Flores dan Alor.
Kayu dan batang juga minyak cendana banyak diolah untuk dupa, parfum, dan aromaterapi.
Dibanding yang merah, cendana putih dianggap berkualitas lebih baik dan punya aroma yang lebih harum.
Baca Juga: Early Bird Dufan Sudah Dibuka, Harga Turun Jauh untuk Liburan Akhir Tahun
3. Eboni
Tumbuhan kayu ini batangnya berwarna hitam pekat dengan tekstur yang halus.
Karena kualitas dan warnanya yang hitam, eboni terkenal sebagai jenis kayu yang mahal.
Kayu eboni sering digunakan untuk bahan furnitur, patung, ukiran, dan alat musik, seperti piano dan gitar.
Baca Juga: Punya Rencana Liburan Tenang? Majalengka Simpan Danau Unik Ini
Saat ini eboni semakin sulit ditemukan karena terlalu sering ditebangi.
Di Indonesia, eboni hanya bisa ditemukan di Sulawesi.
Pohon ini tumbuh di daerah ketinggian 60-450 mdpl. Di tanah bertekstur lempung dan punya pH agak asam.
Baca Juga: Padang Savana Memesona di Indonesia, Hadirkan Keindahan dan Kekayaannya Masing-masing
4. Anggrek hitam
Anggrek ini hanya bisa tumbuh di hutan hujan tropis di Kalimantan dan Papua.
Bunga dengan nama latin Coelogyne pandurata ini sangat eksotik dan langka.
Anggrek ini punya kelopak hitam dan lidahnya berwarna hitam pekat sedikit keunguan.
Artikel Terkait
Ragam Hidangan Nasi dari Indonesia Timur, Diolah dengan Mempertahankan Cara Tradisional yang Sudah Turun Temurun
5 Jenis Sambal dari Indonesia Timur, Beberapa Rasanya Pedas Menyegarkan, Lainnya Sangat Pedas
Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup, Ini Tips Liburan Hemat ke Indonesia Timur
5 Hewan Unik yang Bisa Ditemukan di Indonesia Timur, Rata-rata Langka dan Dilindungi
Desa Wisata Ululoga, Flores, Desa Wisata Surganya Rempah di Indonesia Timur