Asal Mula Minuman dan Penamaan Dirty Latte, Variasi Kopi Kekinian yang Lagi Viral

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 1 Desember 2025 | 08:30 WIB
Dirty latte diawali di Jepang lalu menyebar di Asia Tenggara sampai ke Indonesia. (Instagram/@kopiujung)
Dirty latte diawali di Jepang lalu menyebar di Asia Tenggara sampai ke Indonesia. (Instagram/@kopiujung)

Pemberian nama merujuk pada susu yang sudah tidak lagi putih alias dirty (kotor).

Baca Juga: Menjelajah Alam hingga Laut di Labuan Bajo, Rekomendasi Tempat Wisata Terpopuler untuk Liburan Akhir Tahun

Dirty latte sangat mudah untuk dibuat dan bahannya sederhana. Hanya susu murni dan espresso.

Pastikan saja susu murni sudah dingin. Sebaiknya disimpan semalaman di lemari es.

Untuk espresso-nya, disarankan menggunakan ristretto-style espresso yang rasa kopinya lebih tajam.

Baca Juga: Ragam Variasi Donat yang Paling Umum dan Populer di Dunia

Takaran 2:1
Untuk satu gelas bisa menggunakan 118 ml susu dan 59 ml espresso.

Perbandingannya 2:1, susu murni harus lebih banyak dari espresso.

Untuk yang suka susu dengan krim kental bisa ditambahkan whipped cream atau half and half cream.

Baca Juga: Pesona 5 Air Terjun Terindah di Jawa Tengah, Tawarkan Lansdscape Alam Memukau

Kalau tidak tahan dengan rasa pahit kopi bisa ditambahkan dengan krim, gula atau syrup juga.

Orang sering sulit membedakan dirty latte dan flat white karena keduanya sama-sama menggunakan banyak susu.

Perbedaannya di komposisi susu dan espresso yang digunakan.

Baca Juga: Rupa-rupa Kuliner Thailand dari Beras Ketan, Terpopuler Mango Sticky Rice

Pada flat white, susu lebih sedikit dan espressonya lebih banyak. Rasanya cenderung ke rasa kopi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: perfectdailygrind.com, gospecialtycoffee.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini