Di Mana Agas Biasanya Muncul?
Agas umumnya muncul di lokasi yang lembap dan memiliki banyak tanaman, seperti:
- Pinggir pantai
-
Pinggir sungai dan danau
-
Area persawahan
-
Kebun atau pekarangan rindang
-
Hutan atau tempat teduh yang lembap
Serangga ini paling aktif pada pagi dan sore hari, terutama saat udara lebih lembap.
Baca Juga: ASDP Hadir untuk Sumatera, Salurkan Bantuan Rp185 Juta untuk Korban Bencana
Bagaimana Cara Mencegah Gigitan Agas?
Walau gigitannya sangat gatal, kamu bisa mencegahnya dengan beberapa cara sederhana:
-
Menggunakan lotion atau spray antiserangga
-
Memakai pakaian panjang ketika bepergian ke area lembap
-
Menghindari duduk diam terlalu lama di dekat semak atau perairan
-
Menjaga kebersihan lingkungan agar tidak terlalu lembap
Baca Juga: Pesona Tersembunyi Pantai-Pantai di Garut, Panorama Pesisir Selatan yang Menawan
Kesimpulan
Agas memang kecil, tetapi gigitannya bisa membuat siapa pun merasa tidak nyaman karena menyebabkan reaksi gatal yang intens.
Dengan memahami kebiasaannya dan cara pencegahannya, kamu bisa mengurangi risiko terkena gigitannya saat berada di luar ruangan. ***
Artikel Terkait
Bukan Cuma Lavender, Ini 5 Tanaman yang Ampuh untuk Mengusir Nyamuk
Ngeriii, Kota Paris Diserang Kutu Busuk! Serangga Ini Merambah dari Kursi Metro, Bioskop, Sampai Kamar Hotel
4 Museum Unik di Indonesia, Koleksinya Mulai dari Nyamuk Sampai dengan Nisan Kuno
4 Taman Kupu-kupu di Indonesia yang Menjaga Kelestarian Serangga Cantik dan Semakin Langka di Negeri Ini
6 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Wajib Ditanam di Rumah, Bisa Jadi Insektisida Alami