3. Tidak perlu banyak tempat wisata
Traveling dengan kakek nenek sedikit mirip dengan traveling bersama anak kecil.
Mereka cenderung lebih lambat dan mudah lelah. Karena itu jangan buat jadwal yang padat.
Cukup datangi 2-3 tempat wisata saja dalam sehari. Bila tempatnya terlalu jauh, cukup satu tempat.
Ini juga bisa jadi kesempatan untuk lebih menikmati suasana dan mendekatkan diri dengan mereka.
Baca Juga: Pulau Bawean, “Mutiara Laut Jawa” yang Menjadi Primadona Wisata Gresik
4. Bantu mengecek barang bawaan
Sering kali bawaan kakek dan nenek berlebihan karena khawatir semua diperlukan.
Bantu mengecek barang bawaannya agar tidak terlalu berat. Gambarkan kondisi di tempat liburan.
Untuk tas harian, pindahkan beberapa barang dari tas lansia yang dirasa berat agar bisa dibawa orang lain.
Dengan cara ini mereka tidak mudah pegal karena membawa barang terlalu berat.
Baca Juga: Annual Pass TMII Turun Jadi Rp400 Ribu, Kesempatan Keliling Indonesia dalam Satu Tempat
5. Manfaatkan fasilitas senior
Saat ini banyak tempat wisata dan publik transportasi yang memberikan kemudahan bagi lansia.
Bahkan di negara maju, beberapa memberi gratisan untuk warga senior (di atas umur 65 tahun).
Manfaatkan fasilitas ini. Cari info di setiap tempat wisata yang dikunjungi.
Jangan ragu untuk bertanya pada petugas setempat. Katakan saja traveling bersama senior.***
Artikel Terkait
Tips Menyiapkan Piknik Akhir Pekan di Taman untuk Keluarga Besar. Anak Kecil dan Lansia Akan Menyukainya
Jenis-jenis Olahraga Ringan untuk Lansia, Menyehatkan dengan Cara yang Aman dan Menyenangkan
5 Pantai di Yogyakarta yang Ramah untuk Anak dan Lansia, Cocok untuk Liburan Bersama Keluarga
Rekomendasi 5 Tempat Wisata Keluarga di Bali yang Ramah Anak dan Lansia, Dijamin Bikin Liburan Sekolah Makin Seru