Bertahan di Saat Darurat: Tips Survival Setelah Bencana Sebelum Bantuan Datang

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 6 Desember 2025 | 13:20 WIB
Ilustrasi - Tips survival atau bertahan hidup setelah bencana saat bantuan belum datang. (Freepik/freepik)
Ilustrasi - Tips survival atau bertahan hidup setelah bencana saat bantuan belum datang. (Freepik/freepik)

Ketika bencana terjadi: segera cari jalur keluar terdekat, hindari area rawan runtuh, banjir atau longsor.

Jika memungkinkan, rencanakan juga alternatif lokasi pengungsian — misalnya keluarga dekat, tetangga, atau titik kumpul aman di lingkungan.

Baca Juga: Wisata ke Daegwallyeong Pass, Tempat Paling Dingin di Korea Selatan

4. Prioritaskan Air, Makanan, dan Higiene Dasar

Setelah bencana, akses air bersih dan sanitasi sering terganggu.

Oleh karena itu, upayakan untuk:

  • Memastikan air minum cukup: jika tidak yakin kebersihannya, rebus air atau gunakan metode penyaringan/sterilisasi.
  • Gunakan makanan tahan lama atau makanan instan—hindari makanan basah yang cepat membusuk.
  • Prioritaskan higienitas: gunakan masker, hand sanitizer, dan pisahkan sampah atau limbah untuk mencegah penyakit dan infeksi.

Baca Juga: Eksplorasi Seru Akhir Tahun di Goa Lawa Purbalingga, Ini Pesona hingga Harga Tiketnya

5. Jaga Komunikasi, Koordinasi, dan Keselamatan Bersama

Dalam situasi darurat, jaringan komunikasi bisa terganggu.

Penting untuk memiliki rencana cadangan: simpan kontak darurat, tetapkan tempat berkumpul jika terpisah anggota keluarga, dan tetap waspada terhadap informasi resmi dari pemerintahan atau tim penyelamat.

Selain itu, membantu orang lain—terutama anak-anak, lansia, atau orang sakit—bisa menjadi kunci bersama dalam bertahan.

Tapi ingat: Anda harus aman dulu baru bisa membantu mereka secara efektif.

Baca Juga: Pusat Perayaan Tahun Baru di Bangkok: Rekomendasi Lokasi Hitung Mundur dan Pesta Kembang Api

6. Hindari Risiko Tambahan Setelah Bencana

Setelah kejadian, lingkungan bisa menyimpan bahaya — seperti reruntuhan, benda tajam, kabel listrik terputus, atau kondisi jalan licin akibat lumpur.

Selalu gunakan alas kaki kuat, sarung tangan jika harus melewati area berbahaya, dan hindari kontak langsung dengan air tergenang atau area longsor sebelum dipastikan aman.

Baca Juga: Healing ke Suwat Waterfall, Tempat Wisata Favorit di Gianyar untuk Menenangkan Diri

Kesiapsiagaan Membantu Selamatkan Nyawa

Dalam setiap bencana, bantuan dari pemerintah dan relawan sangat dinanti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini