Terlalu Sering Terjadi di Momentum Akhir Tahun, Ini Cara Menghindari Modus Penipuan di Malioboro

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 15 Desember 2025 | 07:00 WIB
Titik Nol Kilometer di perempatan jalan Malioboro dan tiga ruas jalan lainnya. (zazatourjogja.com)
Titik Nol Kilometer di perempatan jalan Malioboro dan tiga ruas jalan lainnya. (zazatourjogja.com)

Kabar BUMN - Selalu menjadi pusat keramaian pergantian tahun, membuat kawasan Malioboro rawan penipuan.

Kasus penipuan yang sering terjadi di Malioboro adalah harga makan, becak, dan andong yang kemahalan.

Belum lagi tentang paksaan beanja di satu toko atau biaya parkir yang berkali lipat dari seharusnya.

Waspadai sejumlah modus penipuan di Malioboro dengan beberapa tips berikut.

Baca Juga: Agar Liburan ke Luar Negeri Tetap Aman, Simak Tips Mengamankan Barang Berharga dari Risiko Kemalingan

1. Tanya harga makanan
Penting untuk menanyakan harga makanan saat wisata kuliner, terutama di tempat yang ramai dan ikonik.

Minta buku menu dan tanyakan bilamana harganya sama dengan yang tertera di menu atau tidak.

Bandingkan antara harga dengan porsinya. Bisa saja terlihat mahal karena porsi besar untuk 2-3 orang.

Baca Juga: Waspada Modus Penipuan Shopping Online yang Paling Sering Terjadi di Akhir Tahun

Inflasi juga ikut memengaruhi harga makanan di tempat wisata.

Hal penting lainnya, semua makanan di lokasi wisata yang populer pasti lebih mahal dibandingkan tempat lain.

Satu menu ayam goreng di Malioboro bisa lebih mahal dibandingkan di pinggiran Yogyakarta.

Kadang orang yang makan di Malioboro lebih beli suasana dibandingkan harga dan rasa.

Baca Juga: Curug Plumbon, Air Terjun Bertingkat di Kebumen dengan View Spektakuler

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini