Empat minggu pertama
Buat jadwal lari dalam seminggu. Empat minggu pertama yang paling terasa berat.
Namun bila mulus, minggu berikutnya akan aman
Di empat minggu pertama ini fokusnya membiasakan tubuh berlari dalam jangka panjang.
Baca Juga: Fakta Menarik di Balik Lagu-Lagu Natal yang Populer
Tidak perlu lari terlalu cepat. Bisa diselingi dengan sedikit jalan kaki juga.
Misalnya 30-40 menit lari tanpa jeda lalu selingi jalan 10 menit.
Minggu berikutnya tambah dengan lari tanpa jeda 50 menit dengan jalan kaki 10 menit.
Setiap minggu tambahkan terus intensitasnya.
Latihan kekuatan otot
Kemampuan seseorang berlari tidak hanya ditentukan kecepatan larinya.
Perlu juga melatih kekuatan otot. Karenanya, selipkan selalu latihan kekuatan otot di antara jadwal berlari.
Bisa dengan yoga, pilates, atau gerakan-gerakan khusus yang menguatkan otot.
Seperti plank, squat, side plank, burpee, dan leg press.
Baca Juga: Glamping Glimpang, Tempat Rehat di Kawasan Menoreh
Jangan berlebihan
Meskipun bersemangat, jangan forsir tiap hari latihan. Perlu ada hari istirahat untuk memulihkan otot dan sendi.
Artikel Terkait
Tren Sport Travel, Ini 5 Maraton Paling Terkenal di Dunia yang Sering Diikuti Pelari, Termasuk yang Amatir
Dapatnya Kini Sesulit Tiket Konser, Ini Cara Memenangkan War Ticket Event Maraton
Catat dari Sekarang, Ini 4 Event Maraton dalam Daftar AbbottWMM di Tahun 2026, Impian Pelari Elit Dunia
Kompetisi Maraton Internasional yang Menjual Pemandangan Indah di Sepanjang Rute Lari
4 Event Maraton di Indonesia yang Menawarkan Pemandangan Indah dan Pengalaman Budaya