Kuil yang Paling Sering Dikunjungi di Jepang di Malam Tahun Baru dengan Tradisi Joya No Kane

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 29 Desember 2025 | 15:30 WIB
Tradisi membunyikan gong di kuil  dalam menyambut tahun baru atau joya no kane yang dipegang teguh masyakarat Jepang. (sakura.co)
Tradisi membunyikan gong di kuil dalam menyambut tahun baru atau joya no kane yang dipegang teguh masyakarat Jepang. (sakura.co)

Namanya toki no kane yang berlangsung di sebelah tenggara kuil.

Acara berlangsung tengah malam. Lonceng pertama dibunyikan tepat jam 12 malam.

Baca Juga: Beberapa Tips yang Harus Dilakukan Agar Liburan Tidak Terganggu dengan Urusan Pekerjaan

Setelah itu anggota-anggota penting kuil akan memukul lonceng sampai 108 kali.

Anggota ini biasanya terdiri atas tokoh lokal penting yang berhubungan erat dengan Asakusa.

Seperti aktor kabuki, seniman, rakugo (pencerita komik tradisional) dan artis manga.

Baca Juga: Rayakan Tahun Baru di Rumah, Rekomendasi Kegiatan Bersama Keluarga yang Dijamin Seru

Salah satu area di Chion-in, kuil yang berada di Kyoto dan dikenal dengan julukan Tujuh Misteri. (Google/Cosimo Leoni)

Chion-in
Kuil ini berada di Kyoto dan dikenal dengan julukan Tujuh Misteri.

Upacara pembunyian lonceng di Kuil Chion-in dianggap sebagai salah satu yang terbesar di Jepang.

Meskipun pelancong tidak bisa ikut membunyikan lonceng tapi boleh melihat dan mengikuti upacaranya.

Lonceng di kuil Chion-in ukurannya sangat besar.

Baca Juga: 5 Bandara Terbaik di Asia tahun 2025 Versi Skytrax

Para biksu harus menggunakan seluruh kekuatan tubuh untuk membunyikannya.

Aksi ini menjadi satu tontonan yang sangat unik karena tak jarang tubuh biksu sampai terayun di tali.

Kuil dibuka untuk umum jam 20.30. Sementara upacara membunyikan lonceng dimulai jam 22.40 malam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: wamazing.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini