Tradisi Perayaan Waisak di Seluruh Dunia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 4 Juni 2023 | 06:00 WIB
Ilustrasi. Umat Buddha yang berdoa di kuil. (Cottonbro Studio/Pexels)
Ilustrasi. Umat Buddha yang berdoa di kuil. (Cottonbro Studio/Pexels)

2. Nepal
Hari Waisak, atau umat Buddha Nepal sebut dengan Buddha Jayanti, memiliki arti spesial. Di hari tersebut ribuan orang datang ke Lumbini, tempat di mana bendera untuk berdoa di pasang. Stupa-stupa juga dicat ulang dan setiap kuil dibersihkan dengan teliti.

Umat Buddha Nepal berkumpul melakukan sembayang pagi di kuil Swayanbhunath atau Monkey temple. Siang harinya pindah ke Boudhanath untuk melihat gambar Sang Buddha berparade dengan gajah.

Terakhir, mereka berkumpul di Stupa Boudhanath, sebuah stupa terkenal di Katmandu. Stupa ini dihiasi lampu-lampu ditambah dengan ribuan lilin yang menciptakan pemandangan yang sangat cantik.

Baca Juga: Orang Sering Tidak Menghargai Kamu? Sadarlah, Itu Tandanya Kamu Punya Banyak Kebiasaan Buruk Ini

3. India dan Bangladesh
Pada hari Waisak umat Buddha di India dan Bangladesh mengunakan baju warna putih. Mereka mendatangi kuil dan mendengarkan pendeta memberikan pidatonya.

Biasanya sumbangan uang, makanan, dan barang-barang berharga lainnya dikumpulkan. Lalu, dibagi-bagikan pada kaum miskin, orang sakit, dan orang tua.

Pada Hari Waisak banyak pula peziarah mendatangi Bodh Gaya, salah satu komplek kuil Buddha di Timur India, untuk beribadah. Mereka menyalakan ribuan lampu minyak di kuil Mahabodhi.

Baca Juga: Bahaya, Ini 5 Dampak Buruk Kebanyakan Makan Garam Bagi Kesehatan

4. Thailand
Umat Buddha Thailand menyebut Hari Waisak sebagai festival Visakha Bucha. Pusat perayaan ada di Sanaam Luang, halaman luas yang ada di depan Istana Grand Palace di Bangkok.

Patung Sang Buddha raksasa diletakkan di situ. Sejumlah pendeta Buddha dari berbagai tempat datang ke Bangkok untuk memberikan penghormatan pada patung Sang Buddha.

Sejumlah tenda-tenda makanan, dilengkapi dengan patung Sang Buddha, didirikan di setiap sudut ibu kota untuk membagi-bagikan makanan gratis.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: huffpost, motionelement

Tags

Artikel Terkait

Terkini