Ragam Kuliner Oman, Bagian Kuliner Arab Timur yang Berbumbu dan Selalu Dimakan Hangat-hangat

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 12 Januari 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi. Kuliner Oman sedikit berbeda dengan negara-negara di semenanjung Arab, karena dipengaruhi kuliner India, Persia, dan Afrika Utara. (Facebook/Bin Majid Tourism)
Ilustrasi. Kuliner Oman sedikit berbeda dengan negara-negara di semenanjung Arab, karena dipengaruhi kuliner India, Persia, dan Afrika Utara. (Facebook/Bin Majid Tourism)

Kabar BUMN - Meskipun lokasinya berdekatan, kuliner Oman sedikit berbeda dengan negara-negara di semenanjung Arab.

Ini karena kuliner Oman bagian dari kuliner Arab Timur yang dipengaruhi kuliner India, Persia, dan Afrika Utara.

Kesultanan Oman menggunakan banyak rempah dan herba, seperti jahe, saffron, dan pala di kulinerya.

Berikut beberapa kuliner Oman.

Baca Juga: Adrenalin Enam Jam Nonstop, Agya Endurance Race Digelar di Sirkuit Mandalika

Mashuai
Menu ini menggunakan bahan baku ikan sarden yang mudah ditemukan di perairan Oman.

Ikan sarden dilumuri lemon dan bumbu dari jintan, biji ketumbar, kayu manis, jahe dan kunyit.

Ikan lalu dipanggang.

Saat matang, ikan biasanya langsung dimakan panas-panas dengan nasi aroma lemon dan taburan kacang mede.

Baca Juga: Ini Kuliner dengan Bahan Lontong dari Pulau Luar Jawa, Masih Dipengaruhi Kerajaan Majapahit

Mishkak
Ini sejenis sate yang mudah ditemukan di kaki lima di Oman. Dagingnya bisa sapi, ayam, atau domba.

Bumbu marinasinya merica hitam, cengkeh, jahe, bawang putih, paprika bubuk, bubuk kari, dan lain-lain.

Rahasia kelezatan mishkak terletak pada waktu membakar yang membuat dagingn empuk dan terbakar rata.

Mishkak dinikmati dengan saus tamarin atau salad. Kadang dibuat jadi isi roti pipih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: holidify.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini