Kabar BUMN - Yokocho merupakan bagian dari budaya kuliner malam di Jepang.
Dalam bahasa Jepang, yokocho artinya jalan kecil yang merupakan percabangan dari jalan besar.
Dalam konteks kuliner, yokocho adalah gang kecil atau gang senggol yang dipenuhi tempat makan.
Posisinya dekat stasiun kereta api, di balik gedung-gedung perkantoran yang menjulang tinggi.
Baca Juga: 4 Hutan Kota di Kuala Lumpur yang Menyuguhkan Pemandangan Hijau di Antara Ketegasan Gedung Batu
Kebanyakan konsepnya izakaya dan kedai sederhana. Harganya murah dan buka hingga larut malam.
Setiap kota besar di Jepang punya yokocho tak terkecuali Osaka.
Sebagai surga kuliner lezat, yokocho di Osaka sekarang juga menjadi tujuan wisata turis.
Baca Juga: Berlaku Januari 2026, Ini Jam Operasional dan Tarif Tiket Masuk Obelix Sea View Jogja
Hozenji Yokocho
Gang kecil ini di distrik Dotonbori. Posisinya dekat Dotonbori Arcade, dua blok sebelah timur Midosuji.
Dinamakan Hozenji Yokocho karena adanya Kuil Hozen-ji dengan patung pembawa keberuntungan.
Suasana di yokocho ini masih seperti zaman Edo. Selain restoran, juga terdapat puluhan toko.
Menu kuliner yang ditawarkan rata-rata ramen, yakitori, okonomiyaki, serta bir dan sake.
Artikel Terkait
Perbandingan Antara Osaka dan Kyoto, Mana yang Lebih Cocok dengan Gaya Wisata Anda?
Fakta dan Sejarah Di Balik Kemegahan dan Keindahan Kastel Osaka yang Menjadi Pemersatu Jepang
Liburan ke Jepang? Jangan Berani-berani Merokok di Osaka, Ini Denda yang Harus Dibayarkan
Kembali ke Masa-masa Jepang Pasca Perang Dunia di Shinsekai, Osaka, Kawasan Jadul dengan Nuansa 1950-an
Jelajah Kawasan Retro Nakazakicho di Osaka, Jepang, yang Unik dan Berseni