Benteng Pendem di Indonesia, Bukti dan Sisa Pertahanan di Pinggir Laut

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 21 Januari 2026 | 14:00 WIB
Benteng yang dibangun pada tahun 1820 ini dinamai Benteng Van Der Wijck. Lokasinya di Gombong, Kebumen, hingga disebut juga Benteng Pendem Kebumen.  (Radar Banyumas via jatengkita.id)
Benteng yang dibangun pada tahun 1820 ini dinamai Benteng Van Der Wijck. Lokasinya di Gombong, Kebumen, hingga disebut juga Benteng Pendem Kebumen. (Radar Banyumas via jatengkita.id)

Benteng Pendem, Cilacap, Jawa Tengah. (visitjawatengah.jatengprov.go.id)

Benteng Pendem Cilacap
Benteng pendem ini paling terkenal dan menjadi salah satu pusat pertahanan laut di Jawa Tengah.

Dibangun tahun 1861-1879 dengan nama Kustbatterij Op De Landtong Te Tjilatjap.

Artinya bangunan benteng yang menjorok ke arah laut di Cilacap

Benteng Pendem Cilacap berada di ujung timur Pantai Teluk Penyu.

Baca Juga: Jangan Gugup, Ini Panduan Bagi yang Baru Kali Pertama Naik Pesawat ke Luar Negeri Sendirian

Benteng menghadap langsung ke Samudra Indonesia dan Selat Nusakambangan.

Bagi pemerintah Hindia Belanda, Cilacap salah satu pelabuhan besar yang strategis dan harus dilindungi.

Benteng punya ketebalan rata-rata 60 cm dan paling tebal sampai 4 meter sehingga sulit ditembus musuh.

Baca Juga: Murah dan Instagramable, Batu Pandang Ratapan Angin Jadi Destinasi Wajib Saat ke Dieng

Benteng Van den Bosch (Benteng Pendem), Ngawi, Jawa Timur. (bob.kemenparekraf.go.id)

Benteng Pendem Ngawi
Meskipun tidak dibangun di bawah tanah, benteng ini dibangun beberapa meter lebih rendah dari tanah di sekitarnya.

Benteng dengan nama Van den Bosch ini didirikan setelah Belanda menguasai Madiun dan sekitarnya.

Ngawi menjadi salah satu pusat pelayaran di Jawa Timur.

Baca Juga: Rekomendasi Waterpark di Singapura, Ada yang Gratis

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini