Kabar BUMN - Penderita maag kerap menghadapi dilema saat menjalani program diet.
Di satu sisi ingin menurunkan berat badan atau hidup lebih sehat, namun di sisi lain harus ekstra hati-hati agar asam lambung tidak kambuh.
Para ahli kesehatan mengingatkan, diet bagi penderita maag tetap bisa dilakukan asalkan mengikuti pola yang aman dan tepat.
Maag sendiri merupakan gangguan pada lambung yang dapat ditandai dengan nyeri ulu hati, perut kembung, mual, hingga sensasi terbakar di dada.
Pola makan yang tidak teratur dan pemilihan makanan yang keliru kerap menjadi pemicu utama.
1. Pola Makan Teratur Jadi Kunci
Salah satu prinsip utama diet aman bagi penderita maag adalah menjaga jadwal makan.
Melewatkan waktu makan justru dapat meningkatkan produksi asam lambung.
Dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering, misalnya setiap 3–4 jam sekali.
Baca Juga: Hidup Sehat dengan Diet Tepung, Simak Panduan Lengkap Serta Manfaatnya Bagi Tubuh
2. Pilih Makanan yang Ramah Lambung
Penderita maag disarankan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna dan tidak merangsang produksi asam lambung berlebih.
Beberapa pilihan yang relatif aman antara lain:
- Nasi putih, oatmeal, dan roti tawar
- Sayuran rebus seperti wortel, kentang, dan labu
- Protein rendah lemak seperti dada ayam tanpa kulit, ikan, dan tahu
- Buah rendah asam seperti pisang dan pepaya
Sebaliknya, makanan pedas, asam, berlemak tinggi, gorengan, cokelat, serta minuman berkafein sebaiknya dibatasi atau dihindari.
Baca Juga: Panduan Memilih Kursi Terbaik di Kereta, 7 Tips Agar Nyaman Sepanjang Perjalanan
Artikel Terkait
Catat dari Sekarang, Kalender Event Balap dan Sport Tourism Mandalika Sepanjang 2026
Puluhan Tahun Menghasilkan Mebel dan Kerajinan Rotan, Ini Desa Wisata Rotan Trangsan, Sukoharjo, yang Mendunia
Saatnya Liburan, Payday Sale Taman Safari Bogor Tawarkan Paket Lengkap
Brand Parfum Jepang yang Cocok untuk Oleh-oleh, Aromanya Sangat Khas dan Sulit Ditemui di Tempat Lain
Panduan Memilih Kursi Terbaik di Kereta, 7 Tips Agar Nyaman Sepanjang Perjalanan