Candi yang lokasinya dekat Candi Brahu ini dinamakan tikus karena saat ditemukan jadi sarang tikus.
Dipercaya Candi Tikus merupakan bagian penting dari sistem pengairan kuno di Majapahit.
Candi ini punya menara utama yang dikelilingi menara kecil berbentuk seperti Gunung Mahameru.
Baca Juga: Mengapa Bulan Ramadan Sangat Istimewa? Ini Penjelasannya
Candi Gentong
Candi dengan gaya Buddha ini dibangun pada masa pemerintahan Hayam Wuruk.
Diperkirakan Candi Gentong dibangun pada tahun 1370 dengan fungsi yang sangat khusus.
Yakni, tempat dilaksanakannya upacara Sraddha atau ritual peringatan kematian Tribuwana Tungga Dewi, ibunda Hayam Wuruk.
Baca Juga: Pantai Sedahan Tawarkan Ketenangan dengan Pemandangan Tropis Khas Pesisir Gunungkidul
Candi berbentuk dasar bujur sangkar dengan ukuran 23,5 meter per segi dan tinggi 2,45 meter.
Candi Gentong terbagi atas dua bagian.
Yaitu Candi Gentong I yang berada di sebelah selatan dan Candi Gentong II di sebelah utara.***
Artikel Terkait
5 Bukti Kejayaan Kerajaan Majapahit di Masa Lalu, Mulai dari Candi sampai Prasasti
Kuliner Khas Mojokerto, Beberapa Dipercaya Sudah Muncul Sejak Zaman Kerajaan Majapahit
Ini Kuliner dengan Bahan Lontong dari Pulau Luar Jawa, Masih Dipengaruhi Kerajaan Majapahit
Jelajah Keagungan Gunung Penanggungan, Gunung yang Dianggap Sakral Sejak Zaman Majapahit