Kabar BUMN - Setiap perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan dominasi warna merah dan emas.
Dua warna ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan simbol filosofis yang telah mengakar kuat dalam budaya Tionghoa selama ribuan tahun.
Kehadirannya mencerminkan doa, harapan, serta nilai kehidupan yang ingin dibawa memasuki tahun yang baru.
Baca Juga: Kumpulan Ide Ucapan Hari Raya Imlek dalam Bahasa Mandarin dan Artinya
Merah: Lambang Keberuntungan dan Perlindungan
Warna merah dipercaya sebagai simbol keberuntungan, kebahagiaan, dan energi positif.
Dalam tradisi Tionghoa, merah juga diyakini mampu menangkal roh jahat dan energi negatif.
Kepercayaan ini berakar dari legenda Nian, makhluk buas yang konon takut pada warna merah dan suara bising.
Baca Juga: Nggak Perlu Pilih Wahana, Satu Tiket Ini Bisa Masuk Semua Tempat di Ancol
Sejak saat itu, warna merah menjadi elemen utama dalam perayaan Imlek, mulai dari lampion, hiasan rumah, pakaian, hingga amplop angpao.
Merah juga melambangkan semangat hidup, keberanian, dan kebahagiaan.
Mengenakan atau menghias rumah dengan warna merah saat Imlek dimaknai sebagai harapan agar tahun yang akan datang dipenuhi keberuntungan dan perlindungan bagi seluruh keluarga.
Baca Juga: Imlek 2026: Kumpulan 20 Ucapan Simpel untuk Status dan Story
Emas: Simbol Kemakmuran dan Kesuksesan
Beriringan dengan merah, warna emas melambangkan kemakmuran, kekayaan, dan kejayaan.
Emas identik dengan nilai tinggi, kemewahan, serta pencapaian.
Artikel Terkait
Kumpulan Ide Ucapan Hari Raya Imlek dalam Bahasa Mandarin dan Artinya
Aneka Minuman Tradisional Indonesia Berbahan Jahe, Menghangatkan Badan dan Meningkatkan Imunitas Tubuh
Cari Wisata Segar Sebelum Ramadan? Niagara-nya Indonesia di Maros Ini Bisa Jadi Jawabannya
Imlek 2026: Kumpulan 20 Ucapan Simpel untuk Status dan Story
Nggak Perlu Pilih Wahana, Satu Tiket Ini Bisa Masuk Semua Tempat di Ancol