Tradisi ini menjadi bagian dari tradisi memasak kuliner khusus.
Terigu harus difermentasi selama dua hari agar adonan untuk membuat kue, terutama bakpao, bisa bagus.
Baca Juga: Liburan Imlek 2026 ke Bandung? The Lodge Maribaya Bisa Jadi Pilihan Seru
Sekarang nyaris tidak ada orang mempraktikkannya mengingat teknologi pangan sudah berkembang baik.
Ada baking power, lemari es, dan juga bakeri yang memudahkan proses memasak.
Orang lebih suka membeli terigu di pasaran.
Beberapa yang tidak punya waktu untuk memasak bahkan hanya memesan dari bakeri atau toko kue.
Baca Juga: Menyingkap Makna Warna Merah dan Emas yang Identik dengan Perayaan Imlek
Mengukus bakpao
Ini tradisi warga Beijing yang dulu harus membuat bakpao dengan isi pasta kacang merah atau jujube.
Pembuatan bakpao dilakukan setiap tanggal 29 di bulan kedua belas pada kalender China.
Dipercaya bila memasak antara tanggal 1 sampai 5 bisa membawa kesialan.
Proses membuat bakpao ini cukup rumit.
Baca Juga: Kumpulan Ide Ucapan Hari Raya Imlek dalam Bahasa Mandarin dan Artinya
Rata-rata orang mempersiapkannya selama seminggu dengan puncak di 29.
Bakpao yang sudah matang akan diberi hiasan titik merah.
Tradisi ini sekarang sudah pudar karena orang sudah malas dan tidak punya banyak waktu membuat bakpao.
Artikel Terkait
Mengenal Shio Kuda Api, Energi Besar yang Mengiringi Imlek 2026
Rayakan Imlek 2026 di Jogja: 5 Destinasi Bernuansa Tionghoa yang Seru untuk Keluarga
Beragam Aliran Barongsai di Dunia, Pertunjukan Spesial yang Selalu Muncul pada Perayaan Imlek
Cap Go Meh Glodok 2026: Puncak Perayaan Imlek yang Wajib Kamu Saksikan!
Eksplorasi Kampung-kampung Pecinan yang Ada di Indonesia, Destinasi Menarik untuk Liburan Imlek