Kabar BUMN - Di Rembang, Jawa Tengah, berdiri Museum Liem Heritage, yang berlokasi di kawasan Pecinan.
Museum Liem Heritage menempati rumah megah yang dulu dimiliki Kapiten Liem Tjay Sing.
Rumah yang dibangun tahun 1850 ini selama puluhan tahun sempat terbengkalai.
Baca Juga: Telusur Sejarah Ratusan Tahun Perkembangan Masyarakat Tionghoa di Museum Tionghoa Soekaboemi
Lantai atasnya menjadi sarang kelelawar sehingga dijuluki Omah Lowo.
Tahun 2017 sempat berfungsi sebagai vihara umat Buddha dengan nama Vihara Karuna Cattra.
Penggagas Museum Liem Heritage, Udaya Halim, lalu membeli dan merenovasi rumah dan vihara tersebut.
Baca Juga: 4 Kreasi Olahan Kue Keranjang, Sajian Imlek Tradisional Jadi Lebih Istimewa
Sejarah komunitas Tionghoa
Proses renovasi menghabiskan waktu tujuh tahun.
Lamanya proses tersebut karena Udaya Halim berusaha mempertahankan keaslian arsitektur bangunan.
Museum ini sendiri didirikan untuk memperkenalkan sejarah berkembangnya komunitas Tionghoa di Rembang.
Baca Juga: Kuliner Khas Lombok Timur, Punya Banyak Hidangan Laut Lokal
Sejarah mencatat, komunitas Tionghoa datang ke Jawa Tengah dipengaruhi peristiwa Geger Pecinan.
Peristiwa tersebut terjadi pada abad 17 di Batavia.
Pada masa tersebut terjadi pembunuhan banyak orang Tionghoa oleh VOC.
Artikel Terkait
Kesakralan Perayaan Cap Go Meh di Singkawang, Alkuturasi Budaya Tionghoa, Melayu, dan Dayak
10 Klenteng Terindah di Indonesia, Punya Arsitektur Menarik Khas Tionghoa
Cari Liburan Imlek 2026? Tiga Spot Bernuansa Tionghoa di Jabodetabek Ini Bisa Jadi Pilihan
Rayakan Imlek 2026 di Jogja: 5 Destinasi Bernuansa Tionghoa yang Seru untuk Keluarga
Telusur Sejarah Ratusan Tahun Perkembangan Masyarakat Tionghoa di Museum Tionghoa Soekaboemi