Baca Juga: Rekomendasi Tempat Sarapan di Sekitar Dukuh Atas, Lokasinya Stategis dan Tempatnya nyaman
Sambal suna
Sambal ini warisan kuliner Suku Dayak, Kalimantan Tengah, dengan bahan pendamping utama bawang suna.
Bawang ini bentuknya seperti umbi kecil dengan daun yang panjang.
Sambal suna terbuat dari cabai rawit, bawang merah, bawang suna, terasi Kalimantan, dan garam.
Semua bahan dihaluskan setelah itu digoreng matang. Saat menyajikannya sambal diberi taburan kucai.
Baca Juga: Scientia Square Park: Taman Kota Modern dengan Wahana & Pertunjukan Imlek
Sambal Raja Kutai
Dinamakan demikian karena dulu hanya bisa dikonsumis keluarga Raja Kutai Kartanegara dan bangsawan Kalimantan Timur.
Sering dihidangkan pada jamuan besar dan acara adat.
Sambal raja kutai terbuat dari cabai ditambah bawang merah, terasi bakar, perasan jeruk limau.
Juga aneka sayur, seperti terong dan kacang panjang. Disajikannya dengan nasi bekepor.
Baca Juga: Valentine Anti-Mainstream: Date Seru di Museum Listrik TMII yang Bisa Dinikmati Siapa Saja
Sambal cincalok
Disebut juga dengan nama sambal cencaluk. Sambal ini populer di Kalimantan Barat dan juga Riau.
Cincalok adalah udang rebon yang dicampur garam lalu difermentasi selama beberapa hari.
Setelah cincalok jadi baru dicampurkan cabai merah, bawang merah, gula, dan perasan jeruk nipis.
Cita rasanya kombinasi antara pedas, manis, dan asam.***
Artikel Terkait
Keragaman Sambal Khas Belitung, dari Sambal Rusip Sampai Sambal Serai
Ragam Sate dari Sulawesi, Bahan Bakunya Manfaatkan Kekayaan Lautnya, Bumbunya dari Sambal yang Sudah Populer
Resep Sambal Teri Kemiri yang Tahan Lama, Cocok untuk Stok Lauk Harian
Beragam Jenis Sambal Khas Jawa Timur, Beda Bahan Pembuatnya, Sama-sama Membuat Napsu Makan
Ragam Sambal dari Sumatra Barat, Lebih dari Sekadar Rasa Pedas
Ragam Sambal dari Jawa Tengah, Kondimen Pelengkap dan Pelezat Makanan yang Serba Manis