Kabar BUMN - Meskipun menggunakan bahan dasar sama, yaitu cabai, tetapi tiap daerah Indonesia punya jenis sambal masing-masing.
Bahkan satu provinsi saja bisa punya beragam jenis sambal. Contohnya, Jawa Timur.
Keragaman sambal di Jawa Timur terutama dari bahan pembuatnya.
Cita rasanya jadi berbeda-beda, meskipun tentu saja semua sambal khas Jawa Timur ini bisa dibuat pedas.
Baca Juga: Kata-Kata Inspiratif Pahlawan Indonesia yang Tetap Relevan Sepanjang Masa
1. Sambal pencit
Sambal ini populer terutama di Surabaya dan Madura. Dalam bahasa setempat, pencit artinya mangga muda.
Sesuai dengan bahan utama sambal, yakni mangga muda. Sehingga sambal ini sifatnya musiman.
Sambal pencit sering dijadikan kondimen untuk nasi bebek khas Surabaya.
Sambal terbuat dari cabai merah, cabai rawit, bawang merah, terasi, dan potongan mangga muda.
Baca Juga: 4 Pemandian Air Panas di Lampung, Sumber Panas Bumi Alami yang Baik untuk Kesehatan
2. Sambal tumpang
Sambal tumpang populer di Kediri tapi bisa juga ditemukan di Surakarta dan Sragen, Jawa Tengah.
Diperkirakan sambal ini sudah ada sejak zaman Mataram. Keberadaannya tercatat dalam Serat Centini (1814-1823).
Bahan utamanya tempe bosok atau tempe hampir busuk, yang ditumis dengan santan, cabai rawit, dan bumbu lain.
Teksturnya mirip pecel yang sedikit encer dan aromanya sedikit sangit.
Artikel Terkait
5 Jenis Sambal dari Indonesia Timur, Beberapa Rasanya Pedas Menyegarkan, Lainnya Sangat Pedas
Tidak Cuma Sambal Matah, Bali Punya Beragam Jenis Sambal Pedas Lain yang Bisa Membakar Lidah
Mencicipi Beragam Sambal Khas Nusantara, Sajikan Kekayaan Rasa Pedas dari Sabang sampai Merauke
Keragaman Sambal Khas Belitung, dari Sambal Rusip Sampai Sambal Serai
Ragam Sate dari Sulawesi, Bahan Bakunya Manfaatkan Kekayaan Lautnya, Bumbunya dari Sambal yang Sudah Populer