Baca Juga: Buka Puasa di Candi Prambanan Jadi Tren, Wisata Ramadan Ini Tawarkan Pengalaman Berbeda
4. Atur Porsi Makan, Jangan Berlebihan
Setelah seharian berpuasa, nafsu makan biasanya meningkat.
Namun makan berlebihan dalam satu waktu dapat membebani pankreas dan memicu lonjakan gula darah.
Cobalah pola makan bertahap: berbuka ringan, salat, lalu makan utama dengan porsi seimbang.
Baca Juga: Dari Trek Balap Jadi Spot Wisata, Sirkuit Mandalika Hadirkan Ngabuburit Berbeda
5. Tetap Aktif Bergerak
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki setelah berbuka dapat membantu tubuh menggunakan gula darah sebagai energi.
Hindari langsung tidur setelah makan karena dapat memperburuk lonjakan gula darah.
Baca Juga: Anti Lemas Seharian, Ini Rekomendasi Karbohidrat Kompleks Terbaik untuk Sahur
6. Batasi Minuman Tinggi Gula
Teh manis, minuman kemasan, atau minuman bersoda mengandung gula tinggi yang cepat diserap tubuh.
Pilih air putih atau infused water untuk menjaga hidrasi tanpa meningkatkan gula darah.
Baca Juga: Rahasia Tetap Bertenaga Saat Puasa, Ini 5 Protein Terbaik untuk Sahur dan Berbuka
Siapa yang Perlu Lebih Waspada?
Penderita diabetes atau pradiabetes sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani puasa.
Pemantauan gula darah secara berkala sangat dianjurkan untuk menghindari risiko hiperglikemia (gula darah tinggi) maupun hipoglikemia (gula darah terlalu rendah).
Baca Juga: Lokasi Hiking di Bandung dengan Udara Segar dan Pemandangan Indah
Menjaga gula darah tetap stabil saat puasa bukan hal yang sulit jika dilakukan dengan strategi yang tepat.
Artikel Terkait
Dari Trek Balap Jadi Spot Wisata, Sirkuit Mandalika Hadirkan Ngabuburit Berbeda
Buka Puasa di Candi Prambanan Jadi Tren, Wisata Ramadan Ini Tawarkan Pengalaman Berbeda
Sering Haus Saat Puasa? Ini Cara Simpel Biar Tubuh Tetap Terhidrasi Seharian
Bikin Cepat Lapar, Ini 7 Makanan yang Wajib Dihindari Saat Puasa
7 Minuman yang Wajib Dihindari Saat Puasa, Bikin Cepat Haus dan Lemas!