Kabar BUMN - Berpuasa sepanjang bulan Ramadan tidak boleh menjadi halangan dalam melakukan sejumlah hobi.
Malah, hobi bisa dijadikan aktivitas sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Bagi sebagian, mendaki gunung menjadi salah satu pilihan, dengan tujuan menantikan matahari terbenam.
Tentunya agar puasa tetap lancar saat mendaki gunung, persiapannya harus berbeda.
Baca Juga: 5 Menu Tradisional untuk Berbuka Puasa di Negara-negara Timur Tengah
Pemilihan gunung
Karena stamina tidak seoptimal hari biasa, pilih gunung yang tingkat kesulitannya rendah ke sedang.
Misalnya Gunung Prau, Gunung Sindoro atau Gunung Andon.
Jangan lupa juga pilih rute mudah dan paling pendek.
Ini penting untuk menjaga stamina tetap prima ketika sampai di puncak.
Baca Juga: Lawan Ngantuk Saat Puasa, 7 Tips Tetap Produktif Seharian Tanpa Kopi
Menu sahur dan berbuka
Untuk mendukung stamina, pilih menu sahur dengan asupan karbohidrat kompleks dan protein tinggi.
Hindari makanan berminyak dan pedas karena membuat orang cepat haus dan mengganggu pencernaan.
Untuk berbuka, bisa pilih makanan yang mudah dicerna agar tubuh bisa memulihkan energi dengan cepat.
Pilihan terbaik adalah aneka buah yang manis dan berair, kurma, sup hangat, dan bubur, karena ramah pencernaan.
Baca Juga: Melintas JTTS Saat Ramadan? Ini Rekomendasi Tempat Berbuka yang Bisa Disinggahi
Artikel Terkait
Antisipasi Hipotermia, Ini Barang yang Wajib Dikenakan Saat Mendaki Gunung Tinggi
Makanan yang Wajib Dikonsumsi Sebelum Trekking atau Mendaki Gunung untuk Menghindari Lemas
Jadilah Pecinta Alam Sejati, Jangan Tinggalkan Sampah Saat Mendaki Gunung, Ini Caranya
Mendaki Gunung Prau via Dieng: Rute Mudah, Pemandangan Indah, dan Fasilitas Lengkap
Etika Mendaki Gunung yang Wajib Diketahui Pendaki Pemula, Perhatikan Agar Tidak Salah Langkah
Jangan Nekat! Ini Alasan Mendaki Gunung Tidak Boleh Asal-asalan