Atur waktu pendakian
Perhitungkan dengan cermat waktu mendaki agar cuaca dan fisik mendukung.
Paling ideal mendaki setelah sahur untuk memanfaatkan energi yang baru didapat atau jelang waktu berbuka.
Perlambat pace pendakian. Bila normalnya butuh waktu 2-3 jam, di bulan puasa perlambat 3-4 jam.
Lakukan secara santai dan bila terasa lelah jangan ragu untuk istirahat.
Membawa peralatan sholat
Meskipun mendaki tujuannya untuk bersenang-senang, ibadah di bulan suci jangan sampai terlewatkan.
Jangan lupa bawa peralatan sholat, terlebih saat ini sudah banyak peralatan berukuran kecil.
Sudah ada sajadah yang terbuat dari material poliester yang kuat dan tahan air.
Saat digelar di tanah yang lembab dan kurang rata, tetap nyaman digunakan.***
Artikel Terkait
Antisipasi Hipotermia, Ini Barang yang Wajib Dikenakan Saat Mendaki Gunung Tinggi
Makanan yang Wajib Dikonsumsi Sebelum Trekking atau Mendaki Gunung untuk Menghindari Lemas
Jadilah Pecinta Alam Sejati, Jangan Tinggalkan Sampah Saat Mendaki Gunung, Ini Caranya
Mendaki Gunung Prau via Dieng: Rute Mudah, Pemandangan Indah, dan Fasilitas Lengkap
Etika Mendaki Gunung yang Wajib Diketahui Pendaki Pemula, Perhatikan Agar Tidak Salah Langkah
Jangan Nekat! Ini Alasan Mendaki Gunung Tidak Boleh Asal-asalan