Ragam Menu Takjil di Palembang, Variasi Kuliner Masih Masih Mendominasi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 4 Maret 2026 | 15:30 WIB
Dinamakan kue lapan jam karena proses pembuatannya sekitar delapan jam.  (goodnewsfromindonesia.id)
Dinamakan kue lapan jam karena proses pembuatannya sekitar delapan jam. (goodnewsfromindonesia.id)

Baca Juga: Kampung Muslim di Bali, Sudah Ada sejak Zaman Majapahit

Es kacang merah
Menu yang dingin dan manis ini selalu hadir di pasar takjil di Palembang.

Es ini berbahan utama kacang merah yang direbus hingga empuk.

Disajikannya dengan sirup manis (biasanya sirup nata de coco), susu, dan es yang diserut.

Es kacang merah tersedia di rumah makan atau pun di kaki lima.

Baca Juga: Maksimalkan Liburanmu di Jatim Park 2 dengan Promo Ramadan 2026

Bahan baku laksan mirip pempek, yakni dari ikan tenggiri dan tepung terigu. (okelihat.com)

Laksan
Laksan terbuat dari lenjer tebal. Bahan dasarnya ikan tenggiri atau gabus yang dihancurkan ditambah tepung sagu.

Adonan dibuat memanjang, direbus, setelah itu diiris-iris kecil.

Kuah laksan terbuat dari santan, ebi, cabe merah, bawang merah, bawang putih, dan kemiri.

Laksan dihidangkan dengan taburan bawang goreng dan potongan daun kucai.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Naik Motor? Ini Persiapan Penting yang Wajib Kamu Lakukan

Kue lapan jam
Dinamakan kue lapan jam karena proses pembuatannya sekitar delapan jam.

Kue ini dibuat dari telur, margarin, krim kental manis, dan gula. Minimal jumlah telur sekitar 20 butir.

Kue harus dikukus sampai delapan jam untuk mendapatkan rasa manis, tekstur empuk, dan berpori.

Banyak keluarga di Palembang juga menyediakan kue lapan jam untuk hidang istimewa di hari raya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini