Namun, penting untuk menetapkan batas nominal agar tidak mengganggu kondisi keuangan.
Sesuaikan jumlah THR dengan kemampuan finansial, bukan berdasarkan tekanan sosial atau perbandingan dengan orang lain.
Baca Juga: Bedug Tertua di Indonesia, Umurnya Lebih dari 200 Tahun
4. Manfaatkan Promo Secara Bijak
Menjelang Lebaran biasanya banyak promo belanja, diskon, hingga cashback dari berbagai platform.
Manfaatkan promo tersebut untuk kebutuhan yang memang sudah direncanakan dalam anggaran.
Hindari membeli sesuatu hanya karena diskon, karena hal ini justru bisa membuat pengeluaran membengkak.
Baca Juga: Perjalanan Mudik Tetap Nyaman Meski Hujan, Coba 7 Tips Ini
5. Siapkan Dana Darurat Lebaran
Selain anggaran utama, ada baiknya menyiapkan dana cadangan untuk kebutuhan tak terduga, seperti biaya perjalanan tambahan, keperluan kesehatan, atau kebutuhan mendadak lainnya.
Dana darurat ini membantu menjaga stabilitas keuangan jika terjadi pengeluaran di luar rencana.
Baca Juga: Fakta Menarik Bedug, Ternyata Ada Peran Besar Laksamana Cheng Ho dalam Penyebarannya di Pulau Jawa
6. Hindari Utang Konsumtif
Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat Lebaran adalah menggunakan utang konsumtif untuk memenuhi gaya hidup.
Misalnya menggunakan kartu kredit atau pinjaman online untuk membeli barang yang tidak mendesak.
Jika tidak dikelola dengan baik, utang tersebut justru bisa menjadi beban setelah Lebaran.
Baca Juga: Panduan Menciptakan Kerja Sama Tim yang Efektif dan Produktif Saat WFA
7. Sisihkan Tabungan Setelah Lebaran
Setelah semua kebutuhan Lebaran terpenuhi, jangan lupa untuk kembali menata keuangan.
Artikel Terkait
Bedug Tertua di Indonesia, Umurnya Lebih dari 200 Tahun
Perjalanan Mudik Tetap Nyaman Meski Hujan, Coba 7 Tips Ini
Festival Musik Internasional LaLaLa Festival 2026 di Jakarta, Tiket Dijual via Livin’ by Mandiri
Rencana Ganti Karier? Beberapa Langkah Ini Bisa Membantu Memulai dari Awal
Rekomendasi Kuliner di Pasar Baru Bandung, di Kios Atau Gerobak Tetap Diantre