Kabar BUMN - Indonesia sangat kaya dengan beragam flona dan fauna unik, yang beberapa masuk kategori langka.
Untuk menjaga kelestariannya, salah satu upaya Indonesia dengan membangun taman nasional.
Taman nasional di Indonesia dikelola dengan sistem zonasi, mencakup zona inti, zona rimba, dan zona pemanfaatan.
Faktor zona ini juga yang membuat satu taman nasional seakan hanya menjadi habitat satu spesies saja.
Baca Juga: Asam Lambung Kambuh Saat Puasa? Simak Tips Aman Mengatasinya
Taman Nasional Tanjung Puting
Banyaknya hutan tropis yang hancur membuat populasi orang utan di Indonesia semakin berkurang.
Hewan primata yang tergolong hewan endemik dan dilindungi ini jumlahnya tinggal puluhan ribu saja.
Dengan habitat di Sumatra dan Kalimantan, Taman Nasional Tanjung Puting dibangun untuk menjaga populasi orang utan.
Baca Juga: Tanah Lot Masih Jadi Favorit Wisatawan, Segini Harga Tiket Terbarunya di 2026
Lokasinya di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Di taman nasional ini hidup 30.000-40.000 orang utan. Sebagian masih dikonservasi, sebagian sudah dilepas.
Pengunjung Taman Nasional Tanjung Puting bisa bercengkrama langsung dengan orang utan.
Selain orang utan, taman ini juga jadi rumah bagi hewan penting lainnya, seperti bekantan dan penyu sisik.
Baca Juga: Manfaat Makan Kurma Saat Buka Puasa, Buah Kecil yang Cepat Pulihkan Energi
Artikel Terkait
Taman Nasional Kerinci Seblat, Jambi, Bayangkan Luasnya Mencapai 1.368.000 Hektare
4 Taman Nasional Indonesia Ini Sudah Mendapat Pengakuan UNESCO
Telaga Batu, Permata Tersembunyi di Jantung Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Taman Nasional Siberut, Permata Hijau Indonesia di Tengah Keindahan Kepulauan Mentawai
Kunjungan ke Taman Nasional Komodo Kini Ada Kuota Harian, Begini Cara Reservasinya