Kabar BUMN - Perayaan Hari Raya Idulfitri identik dengan berbagai hidangan lezat yang tinggi santan, gula, dan lemak.
Setelah sebulan menjalani pola makan lebih teratur saat Ramadan, perubahan drastis saat Lebaran kerap memicu kambuhnya sejumlah penyakit, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat tertentu.
Para ahli kesehatan mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi tubuh setelah Lebaran.
Pola makan berlebihan, kurang tidur, hingga minim aktivitas fisik dapat menjadi pemicu utama gangguan kesehatan.
Berikut beberapa penyakit yang sering kambuh usai Lebaran.
Baca Juga: Update Foto Lebaran Lebih Seru, Ini 10 Twibbon Gratis yang Bisa Dicoba
1. Kolesterol Tinggi
Hidangan seperti rendang, opor ayam, dan makanan bersantan lainnya dapat meningkatkan kadar kolesterol jika dikonsumsi berlebihan.
Kondisi ini berisiko memicu gangguan jantung dan pembuluh darah.
Baca Juga: Contoh Pertanyaan Positif untuk Mencairkan Suasana Saat Lebaran, Hindari Hal-hal yang Menyinggung
2. Asam Lambung (Maag)
Perubahan pola makan, seperti makan dalam porsi besar sekaligus atau konsumsi makanan pedas dan berlemak, dapat memicu kambuhnya penyakit asam lambung.
Gejalanya meliputi perut perih, mual, hingga rasa terbakar di dada.
Baca Juga: Ide Ucapan Selamat Lebaran 2026, Dari yang Formal sampai Santai
3. Asam Urat
Konsumsi daging merah dan makanan tinggi purin selama Lebaran dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.
Hal ini bisa menyebabkan nyeri pada persendian, terutama di kaki.
Artikel Terkait
Libur Lebaran di Bali Makin Seru, Tiket Trans Studio Theme Park Promo Mulai Rp150 Ribuan!
Sajian Idul Fitri Khas Negara-negara Timur Tengah
Ide Ucapan Selamat Lebaran 2026, Dari yang Formal sampai Santai
Contoh Pertanyaan Positif untuk Mencairkan Suasana Saat Lebaran, Hindari Hal-hal yang Menyinggung
Update Foto Lebaran Lebih Seru, Ini 10 Twibbon Gratis yang Bisa Dicoba