Kabar BUMN - Setelah Idul Fitri, sebagian masyarakat Indonesia menggelar perayaan lanjutan yang dikenal dengan istilah Syawalan.
Syawalan dilaksanakan seminggu setelah Idul Fitri sampai bulan Syawal selesai.
Tujuannya mirip Idul Fitri, yaitu silahturahmi dan wujud syukur setelah melewati Ramadan.
Selain Grebek Syawal yang sudah populer, juga berlaku tradisi lain yang tak kalah uniknya.
Baca Juga: Ragam Pilihan Kuliner Murah dan Lezat di Pasar Beringharjo
Lebaran topat
Tradisi syawalan ini dilakukan suku Sasak di Lombok. Dalam bahasa Sasak topat artinya ketupat.
Lebaran topat merupakan Lebaran kecil. Perayaan dilangsungkan usai puasa sunah di bulan Syawal.
Puasa ini berlangsung 6 hari setelah Idul Fitri, sementara Lebaran topat dimulai setelah subuh.
Baca Juga: Panduan Lengkap Sholat Idul Fitri 1447 H: Niat, Tata Cara, dan Amalan Sunnah yang Perlu Kamu Tahu
Masyarakat mendatangi makam leluhur atau ziarah ke makam penyebar agama Islam di Lombok.
Di akhiri dengan makan ketupat dan piknik bersama.
Pada lebaran topat tempat wisata seperti Pantai Sengigi akan jadi sangat ramai.
Baca Juga: Dipegang Setiap Waktu dan Kesempatan, Jangan Malas Membersihkan Ponsel, Ini Caranya
Sekura
Tradisi sekura merupakan pesta rakyat yang berlangsung di Lampung Barat.
Artikel Terkait
Jelajah Dunia Bawah Laut di Sea World Ancol, Promo Presale Lebaran Spesial
Promo Tiket Dufan Lebaran 2026 Beli 1 Gratis 1, Ini Harga dan Jadwal Kunjungannya
Ajarkan Anak Bijak Kelola THR Lebaran, Ini Cara Sederhana yang Bisa Dilakukan Orang Tua
7 Hidangan Lebaran yang Selalu Hadir di Meja Makan
Ragam Kue Kering Tradisional Jawa yang Selalu Hadir di Hari Lebaran