Che dau xanh didiamkan dulu sampai dingin baru dinikmati. Dessert ini menu favorit di musim panas.
Baca Juga: 4 Restoran Ramen di Jakarta dengan Jaminan dan Setifikat Halal
Ginisang munggo
Menu tradisional Filipina ini merupakan sup kacang hijau dengan cita rasa gurih.
Terbuat dari kacang hijau, bayam, dan udang kering yang dimasak dengan kaldu sapi.
Bumbunya bawang merah, bawang putih, dan tomat.
Ginisang munggo biasanya dimakan bersama nasi atau ditambah dengan ikan dan babi goreng.
Baca Juga: 10 Bandara Terbaik untuk Belanja 2026, Nomor 1 Bikin Traveler Betah Berlama-lama
Kue ku
Kue dari Tiongkok ini juga populer di Asia Tenggara termasuk di Indonesia, Malaysia dan Singapura.
Sering juga disebut ang ku-koe, kue ku bentuknya oval seperti cangkang kura-kura berwarna merah.
Terbuat dari tepung beras ketan diberi isi kacang hijau yang sudah ditambahkan gula pasir.
Kue ku selalu dihidangkan pada perayaan Imlek sebagai lambang kemakmuran dan panjang umur.
Baca Juga: Fasilitas Umum yang Paling Banyak Menyimpan Bakteri, Setelah Menyetuhnya Disarankan Bersihkan Tangan
Bindae-tteok
Dalam bahasa Korea, bindae-tteok artinya panekuk kacang hijau. Ini camilah dari Provinsi Pyongan.
Bindae-tteok terbuat dari kacang hijau yang sudah digiling halus dicampur sayuran dan daging.
Adonan kemudian digoreng dengan bentuk pipih. Paling nikmat dimakan saat masih panas.
Bindae-tteok jadi menu favorit di musim dingin.***
Artikel Terkait
Hidangan Penutup Terbaik di Asia Tahun 2025 versi Taste Atlas
5 Theme Park yang Paling Populer dan Paling Banyak Dikunjungi di Asia
4 Destinasi Terbaik 2026 untuk Runcation di Asia, Olahraga Lari Plus Berwisata
Rekomendasi Waterpark Terbaik di Asia, Terbesar, Terlengkap, dan Teramai
Panduan Singkat Liburan ke Kazakhstan, Negara di Asia yang Tawarkan Pemandangan Memukau Seperti Eropa
Ragam Kuliner dari Bambu Muda Khas Asia, Ketika Bambu Dimanfaatkan Sedari Muda