Kabar BUMN - Setelah libur panjang Lebaran kemarin, minggu ini masyarakat Indonesia bisa berakhir pekan panjang.
Kalau kemudian masih terlalu lelah, tidak ada salahnya minggu ini menerapkan konsep slow living.
Alih-alih terburu-buru, slow living menekankan pada kualitas hidup dari pada kuantitas.
Berikut tips menerapkan slow living di akhir pekan.
Baca Juga: Cara Cerdas Melindungi Ponsel Saat Traveling, Baik dari Alam dan Juga Tangan Jahil Pencopet
1. Stretching
Tubuh yang aktif bergerak mampu memengaruhi kerja otak dan mood seseorang.
Idealnya memang berolahraga rutin, tapi kalau tidak sempat, bisa lakukan stretching sederhana begitu bangun tidur.
Tidak perlu lama-lama cukup 15 menit.
Ada banyak panduan stretching sederhana di media sosial yang bisa ditiru.
Baca Juga: Rekomendasi 10 Twibbon Paskah 2026, Desain Menarik untuk Rayakan Momen Suci
2. Sarapan santai
Manfaatkan hari libur ini untuk sarapan santai. Buat menu sehat dan lengkap yang kaya serat dan protein.
Duduk di meja makan dengan tenang dan habiskan sarapan semaksimal mungkin.
Orang zaman dulu rata-rata makan selama satu jam karena sangat baik untuk percernaan dan mental.
Bila cuaca mendukung, bisa juga sarapan di tempat terbuka dan punya pemandangan hijau.
Artikel Terkait
Ramai Diperbincangkan, Apa Itu Sebenarnya Pengertian Slow Living?
Cocok Buat yang Butuh Healing, Melipir Nikmati Slow Living Sejenak di Kabin Kebun Bandung
Wisata Alam di Majalengka, Kota Tanpa Hiruk-pikuk yang Diidamkan untuk Masa Pensiun dan Slow Living