Kabar BUMN - Jawa Barat punya banyak kuliner lezat yang sudah menjadi bagian dari kuliner nasional.
Sebut saja cireng, seblak, cilok, dan tahu gejrot, semuanya mudah ditemui di Jakarta dan kota lain.
Di antara sekian banyak yang populer, beberapa kuliner khas Jawa Barat juga ada yang mulai punah.
Biasanya hanya bisa ditemukan di satu kota bahkan penjualnya hanya satu orang saja.
Baca Juga: 4 Merek Teh Tubruk dari Jawa Tengah, Nostalgia Rasa Tradisional yang Tak Lekang oleh Waktu
Geco
Geco singkatan dari toge dan tauco muncul sejak 1947, populer di 1960-an, sekarang sulit ditemukan.
Kuliner ini kombinasi toge rebus dan kuah tauco. Isinya ketupat, toge, mie, dan tahu kuning, disiram kuah tauco.
Kuah ini berbuat dari tauco, bawang merah, bawang putih, lengkuas, kecap manis dan cuka.
Salah satu penjual geco di Cianjur adalah Iding Jaenudin yang berjualan di dekat Masjid Agung Cianjur.
Baca Juga: Sekali Kayuh ke Pantai Elak Elak, Bisa Sekalian Mendayung Menuju Beberapa Gili Kecil Menarik
Ketan bintul
Menu ini populer di bulan Ramadan dan sulit ditemui di bulan lain. Ketan bintul berasal dari Banten.
Konon ketan bintul mejadi menu berbuka favorit Sultan Maulana Hasanuddin.
Ketan bintul terbuat dari ketan yang dikukus dan setelah itu diberi taburan serundeng berbumbu rempah-rempah.
Pada tahun 2020 ketan bintul ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Kemendikbudristek.
Artikel Terkait
5 Kampung Adat di Jawa Barat, Unik dan Memiliki Sejarah Panjang
Pemandian Air Panas Alami di Jawa Barat yang Bersumber dari Panas Bumi
4 Sentra Kerajinan di Jawa Barat, Tempatnya Berburu Barang Berkualitas dengan Harga Murah
5 Jenis Sambal Khas Jawa Barat, Dimakan dengan Nasi Hangat dan Lalap pun Sudah Lezat
4 Jenis Keripik Khas Jawa Barat, dari yang Gurih Sampai yang Pedas Berlevel-level
Ragam Kuliner Tahu dari Jawa Barat, Sebagian Besar Sudah Dikenal di Banyak Daerah Lain