Kabar BUMN - Yogyakarta memiliki beragam minuman tradisional khas yang kaya rempah dan berkhasiat.
Minuman tradisional Yogyakarta ini tidak hanya melepaskan dahaga, tapi juga menghangatkan tubuh.
Minuman-minuman ini banyak ditemukan di angkringan maupun kedai khusus, terutama di malam hari.
Baca Juga: Tips Hiking dan Kamping Tanpa Bau Asam dan Apek Karena Badan dan Perlengapan yang Kotor
Wedang uwuh
Ini minuman khas daerah Imogiri. Dalam bahasa Jawa, uwuh artinya sampah.
Itu sesuai dengan isinya yang bertumpuk, yakni jahe, kayu manis, daun cengkeh, secang, daun pala, dan gula batu.
Rasanya manis pedas dengan warna merah yang diperoleh dari kayu secang.
Wedang uwuh dipercaya meningkatkan kualitas tidur dan menghangatkan tubuh.
Baca Juga: Curug Sawer di Tasikmalaya Punya Pesona Air Terjun Bak Tirai Alami
Wedang ronde
Wedang ronde mendapat pengaruh kuat dari kuliner Tiongkok.
Ronde adalah bola-bola kecil yang terbuat dari beras ketan dan air, dibentuk bulatan, lalu direbus.
Ronde disiram kuah dari jahe dan gula manis. Rasanya manis, aroma jahenya pun tajam.
Saat dihidangkan sering juga ditambahkan kacang tanah yang sudah disangrai.
Artikel Terkait
WFA di Yogyakarta, Ini Rekomendasi Kafe yang Menyenangkan untuk WFC
Tempat Makan Ayam Goreng di Yogyakarta dengan Bumbu Tradisional yang Melegenda Hingga Puluhan Tahun
Oleh-oleh Khas Kulon Progo, Yogyakarta, Kuliner Ndeso yang Naik Kelas
5 Tempat Wisata di Kulon Progo, Yogyakarta yang Cocok untuk Healing
6 Tempat Wisata di Dekat Stasiun Tugu Yogyakarta, Bisa Dijangkau hanya dengan Jalan Kaki
Rekomendasi Tempat Makan Bakso Paling Enak di Yogyakarta