Setelah tiga bulan ia berhasil dan bisa merangkai tas, yang lalu disuka dan banyak dipesan orang.
Dari situ semakin banyak pula warga yang menguasai keahlian mengolah batok kelapa.
Baca Juga: Tips Cerdas Menghadapi Atasan dari Generasi Baby Boomer
Tempat workshop
Hasil produksi dari Kampung Bathok sangat banyak.
Pelanggan kebanyakan membeli secara online, sebagian masih datang untuk membeli langsung.
Orang yang datang bisa melihat di galeri-galeri yang didirikan di sejumlah rumah penduduk.
Baca Juga: 14 Mei 2026 Libur Apa? Ini Penjelasan soal Hari Libur Nasional dan Cuti Bersamanya
Produk masyarakat Kampung Bathok juga dipasarkan di tempat lain.
Seperti di wilayah Karisidenan Kediri sampai ke tempat wisata populer, salah satunya di Malioboro, Yogyakarta.
Selain membeli dan melihat proses pembuatan, pengunjung juga bisa ikut membuatnya.
Baca Juga: Tak Harus Terbangkan Lampion, Waisak Borobudur Kini Punya Area Viewing Khusus
Misalnya, membuat kalung, gelang, gantungan kunci, bros, cangkir, tas, dompet, dan pernik-pernik lainnya.
Kampung Bathok beralamat di jalan Kali Glagah no 34, Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Blitar.***
Artikel Terkait
Menapaki Jejak Bung Karno di Tanah Kelahirannya, Rekomendasi Tempat-tempat Wisata Bersejarah di Blitar
Jalan-jalan ke Pesisir Blitar, Jangan Lupa Mampir ke Pantai-pantainya yang Memesona
Pantai Pudak, Surga Tersembunyi di Blitar yang Masih Belum Banyak Dijamah Wisatawan
Blitar Punya Telaga Sunyi, Katanya Ikan di Sini Abadi dan Tak Tersentuh
Air Terjun Tirto Galuh, Tempat Wisata Tersembunyi di Blitar yang Punya Cerita Unik di Balik Penemuannya