Penjual sudah membungkus satu plastik yang terdiri atas 10 plastik kecil siap diseduh.
Isinya jahe, kayu secang, akar manis, cengkih, pala, sereh, dan kapulaga, ditambah gula pasir atau gula batu.
Baca Juga: Benarkah Radang Tenggorokan Tidak Boleh Minum Air Panas? Ini Penjelasannya
Rambak
Konon rambak atau kerupuk kulit di Pasar Gede rasanya lebih lezat dibandingkan rambak di tempat lain.
Rambak kulit terbuat dari kulit sapi atau kulit kambing. Rasanya gurih dan teksturnya renyah.
Rambak dibungkus dalam kemasan berukuran 250 gram dan siap disantap.
Rambak bisa dimakan begitu saja sebagai camilan atau dicampurkan dengan sayur sop atau soto.
Baca Juga: Berani Masuk? Rumah Hantu “Leuweung Sancang” Hadir di Garut, Siap Uji Nyali!
Balung kethek
Dalam bahasa Jawa balung artinya tulang dan kethek artinya monyet.
Dinamakan balung kethek karena tekstur camilan ini sekeras tulang.
Balung kethek terbuat dari ubi kayu yang direbus dan dijemur sampai kering.
Setelah itu digoreng dan diberi lumuran gula merah. Kadang ditambah bubuk cabai untuk rasa pedas.***
Artikel Terkait
BSI Dorong Digitalisasi Pembayaran Melalui QRIS di Pasar Gede Solo
Menyantap Segarnya Timlo Sastro Pasar Gede, Pelopor Timlo di Kota Solo sejak 1958
Toko Podjok, Toko Bubuk Kopi di Pojok Pasar Gede Solo yang Tetap Populer dari Masa ke Masa
7 Jajanan Tradisional yang Wajib Dicicipi Saat ke Pasar Gede Solo
Segarnya Kuliner Legendaris Solo, Es Dawet Telasih Bu Dermi di Pasar Gede