Kabar BUMN - Pasar Raya Padang merupakan pasar tradisional terbesar dan tertua di Padang, Sumatra Barat.
Pasar ini didirikan kapitan Cina bernama Lie Saay pada zaman kolonial Belanda.
Kondisi perdagangan Pasar Raya Padang boleh dibilang pasang-surut. Dulu ramai, lalu sepi, ramai lagi.
Uniknya, di tengah kondisi itu, penjual makanan di Pasar Raya Padang tetap jadi tujuan pencinta kuliner.
Baca Juga: Seharian Wisata di Kawasan Suryakencana, Bogor, Menikmati Suasana Khas Pecinan dan Wisata Kuliner
Es Durian Ganti Nan Lamo
Tempat jualan es ini berdiri sejak tahun 1960-an dan masih jadi favorit warga Padang.
Tempatnya sederhana dihiasi foto zaman dulu, foto pendirinya, dan foto artis yang datang.
Racikan Es Durian Ganti Nan Lamo berbeda dari yang lain dan tidak pernah berubah dari dulu sampai sekarang.
Baca Juga: Cuaca Panas Makin Terik, Ini Rekomendasi Minuman Terbaik untuk Cegah Dehidrasi
Durian yang matang diblender dibuat menjadi pasta durian yang kental dan legit.
Dihidangkan di mangkuk besar diberi serutan es dan susu kental manis cokelat.
Terfavorit es durian polos. Tapi banyak juga yang suka yang diberi tambahan cincau dan sagu mutiara.
Es Durian Ganti Nan Lamo beralamat di jalan Pulau Karam no 103B, Belakang Tangsi, Padang Barat.
Baca Juga: Benarkah Radang Tenggorokan Tidak Boleh Minum Air Panas? Ini Penjelasannya
Artikel Terkait
Menjelajahi Keindahan Tanah Minang, Rekomendasi 7 Destinasi Wisata di Padang yang Tidak Boleh Dilewatkan
Tidak Selalu Pedas, Makanan Padang Pun Banyak yang Rasanya Manis
Pesona Air Terjun Sarasah Batuang, Tempat Wisata di Padang yang Tidak Boleh Dilewatkan
Rekomendasi Rumah Makan di Padang Tapi Bukan Rumah Makan Padang
4 Kedai Kopi Legendaris di Padang, Biji Kopinya Hanya yang Asli Sumatra
Segelas Kehangatan Tempo Dulu di Warung Kopi Nan Yo, Kedai Kopi Tertua di Padang