Cara Melindungi Kesehatan Telinga Bagi Pengguna Headphone

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi. Saat traveling, headphone hadirkan banyak kegunaan, selain untuk mendengarkan musik. (Pexels/Sound On)
Ilustrasi. Saat traveling, headphone hadirkan banyak kegunaan, selain untuk mendengarkan musik. (Pexels/Sound On)

Kabar BUMN - Saat ini headphone seakan item wajib orang. Baik untuk dikenakan saat bekerja, santai, dan berolah raga.

Tidak sedikit orang yang bahkan menutupi kupingnya sepanjang hari dengan headphone.

Kebiasaan tersebut pada dasarnya kurang baik terlebih jika volume suaranya kencang atau tinggi.

Untuk mencegah masalah pendengaran dan tuli, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan di Kawasan Dago, Bandung

Pilih jenis headphone
Tidak semua jenis headphone atau earphone menghasilkan suara yang sama.

Jenis headphone dengan bantalan dikuping mampu meredam suara dari luar (noice canceling).

Ini bagus karena orang tidak perlu menaikan volume audio.

Headphone jenis ini juga lebih aman karena posisinya di daun kuping, tidak masuk ke lubang telinga.

Baca Juga: Liburan Keluarga di Puncak: Serunya Nicole’s River Park dengan Konsep Dunia Mini

Hati-hati dengan volume audio
Karena tidak mau mendengarkan suara dari luar, orang memasang volume audio sangat kencang.

Kebiasaan ini berbahaya bagi kesehatan kuping.

Kadar desibel maksimal yang aman adalah 85 desibel dengan maksimal 8 jam sehari, 40 jam per minggu.

Volume 85 desibel bisa disamakan dengan suara blender menyala atau suara alarm kebakaran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: my.doctor.kaiserpermanente.org, gracehospitals.org

Tags

Artikel Terkait

Terkini