Panduan Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam, Jangan Asal Besar dan Murah

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 18 Mei 2026 | 17:00 WIB
Ilustrasi - Panduan memilih hewan kurban sesuai syariat Islam. (Freepik/wirestock)
Ilustrasi - Panduan memilih hewan kurban sesuai syariat Islam. (Freepik/wirestock)

Hewan yang sakit biasanya terlihat lemas, menyendiri, atau mengalami gangguan pada pencernaan dan pernapasan.

Keberadaan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) juga menjadi indikator penting untuk memastikan hewan layak dikurbankan dan aman dikonsumsi.

Baca Juga: 3 Taman Bacaan di Yogyakarta yang Dimiliki Perorangan, Tempat Nyaman dan Koleksinya Ribuan

3. Hindari Hewan yang Memiliki Cacat

Syariat Islam melarang penggunaan hewan kurban yang memiliki cacat berat.

Misalnya hewan yang buta, pincang parah, terlalu kurus, sakit, atau mengalami kerusakan fisik yang jelas.

Karena itu, pembeli disarankan memeriksa kondisi kaki, postur tubuh, hingga gerakan hewan sebelum memutuskan membeli.

Hewan yang sehat biasanya dapat berdiri tegak dan bergerak normal tanpa kesulitan.

Baca Juga: Caption Idul Adha 2026 Simple tapi Bermakna untuk Unggahan Lebaran

4. Perhatikan Kebersihan Kandang dan Lingkungan

Selain kondisi hewan, kebersihan kandang dan lokasi penjualan juga penting diperhatikan.

Lingkungan yang bersih dapat membantu meminimalkan risiko penularan penyakit pada hewan kurban.

Pemerintah daerah di sejumlah wilayah bahkan mulai memperketat pengawasan lapak penjualan hewan kurban untuk memastikan standar kesehatan dan kebersihan tetap terjaga menjelang Idul Adha.

Baca Juga: Hanya Perlu Waktu Singkat, Tempat Wisata di Tengah Kota Kediri Ini Sudah Bisa Dicapai

Ibadah Kurban Bukan Sekadar Formalitas

Para ulama menegaskan bahwa memilih hewan kurban terbaik merupakan bagian dari kesungguhan dalam beribadah.

Kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga bentuk ketakwaan dan kepedulian sosial kepada sesama.

Dengan memahami syarat syariat dan aspek kesehatan hewan kurban, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah Idul Adha dengan lebih sempurna, sekaligus memastikan daging yang dibagikan aman dan layak dikonsumsi masyarakat luas.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini